senggang

Hujan Jadi Simbol Keberuntungan, Tetapi Hujan Saat Imlek Hanya Terjadi di Indonesia

Rabu, 29 Januari 2025 | 19:54 WIB
Ilustrasi: Dalam budaya Tionghoa, fenomena hujan saat Imlek merupakan simbol kemakmuran. (Freepik/Pressfoto)

PejuangKantoran.com - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu jatuh antara akhir Januari hingga awal Februari, di mana saat itu merupakan puncak musim hujan di banyak wilayah Indonesia.

Begitu juga pada Tahun Baru Imlek 2025 yang jatuh pada hari Rabu, 29 Januari. Hujan ringan sudah turun sejak Selasa, 28 Januari, sehingga orang makin yakin bahwa saat Imlek pasti turun hujan.

Dalam budaya Tionghoa, fenomena hujan saat Imlek memiliki makna simbolis yang mendalam, yaitu menjadi simbol keberuntungan.

Baca Juga: Benarkah Hujan Turun saat Tahun Baru Imlek Menandakan Adanya Rezeki Melimpah?

Meskipun begitu, Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, menegaskan bahwa tidak ada hubungan ilmiah antara hujan dan perayaan Tahun Baru Imlek.

"Pada bulan-bulan tersebut, Indonesia berada dalam puncak musim hujan, yang biasanya ditandai dengan curah hujan yang cukup tinggi," jelas Ida kepada media.

Ia menerangkan bahwa hujan di periode Januari-Februari disebabkan oleh angin Monsun Asia yang membawa udara lembap dari Benua Asia dan Samudera Pasifik ke Indonesia melalui angin baratan.

Angin Monsun Asia bertiup dari barat ke timur, mengalir dari Benua Asia bertekanan tinggi ke Benua Australia yang memiliki tekanan lebih rendah.

“Karena itulah, meskipun Imlek sendiri tidak memengaruhi cuaca, potensi hujan di Indonesia saat perayaan ini cukup tinggi, mengingat periode tersebut memang bertepatan dengan musim hujan," tambahnya.

Pernyataan ini juga diperkuat oleh Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, yang menjelaskan bahwa sistem penanggalan Imlek menggunakan kalender lunar-solar, yaitu kombinasi antara kalender Matahari dan Bulan.

Baca Juga: Rayakan Imlek, Warga Tangerang dan Singkawang Terima Bantuan Sembako dari BRI Peduli

Hal ini menyebabkan perayaan Imlek selalu berlangsung di bulan Januari-Februari, yang bertepatan dengan musim hujan di Indonesia.

Hanya terjadi di Indonesia?

Menariknya, hujan saat Tahun Baru Imlek kemungkinan besar hanya terjadi di Indonesia.

Beberapa tokoh Tionghoa menyatakan bahwa di negara lain, seperti China dan sebagian besar wilayah Eropa, perayaan Imlek berlangsung saat musim dingin, di mana yang turun bukan hujan, melainkan salju.

Halaman:

Tags

Terkini