PejuangKantoran.com - Dalam waktu dekat, ada dua event besar yang akan digelar oleh BRI. Yang pertama adalah BRI UMKM EXPO(RT) 2025, yang diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang Selatan, 30 Januari s.d 2 Februari 2025.
Bersamaan dengan acara tersebut, BRI juga akan menyelenggarakan BRI Microfinance Outlook 2025 yang diadakan di tempat yang sama pada Kamis, 30 Januari 2025.
Acara ini menjadi forum diskusi untuk membahas kondisi terkini dengan menghadirkan narasumber terkemuka dari dalam dan luar negeri.
Baca Juga: 1.000 UMKM dengan Kualitas Internasional akan Hadir di BRI UMKM EXPO(RT) 2025
Adapun BRI UMKM EXPO(RT) akan menghadirkan ribuan UMKM lokal yang siap memamerkan produk terbaiknya. Pada event yang sudah digelar untuk kali keenam ini, BRI menunjukkan dukungannya agar UMKM terus naik kelas, terutama melalui peningkatan kapabilitas agar mampu bersaing di pasar internasional.
BRI meyakini bahwa UMKM memegang peranan penting sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
“Kami percaya, dengan memperluas akses pasar global bagi UMKM, kita akan menciptakan surplus neraca jam kerja yang memberikan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso.
Pelaksanaan BRI UMKM EXPO(RT) tahun ini menghadirkan rangkaian acara menarik, khususnya bagi para pelaku UMKM, karena dapat mempertemukan mereka dengan potential buyers.
Dengan mengusung tema “Broadening MSME's Global Outreach,” alias Memperluas Jangkauan Global UMKM, BRI UMKM EXPO(RT) juga dirancang agar para pelaku UMKM dapat menambah wawasan melalui berbagai kegiatan, seperti UMKM Expo, Partner Gathering, Talkshow, dan Workshop.
Strategi pemberdayaan masyarakat
Baca Juga: Penerima Nobel Ekonomi dan Narasumber Terkemuka Lain akan Hadiri BRI Microfinance Outlook 2025
Sementara itu, BRI Microfinance Outlook 2025 diharapkan menjadi wadah diskusi penting terkait kondisi terkini serta strategi pembangunan ekonomi untuk Indonesia.
Berbeda dengan Outlook lainnya, BRI Microfinance Outlook kali ini mengangkat tema “Empowering the People’s Economy: A Pillar for Achieving Inclusive & Sustainable Growth” yang fokus membahas strategi pemberdayaan masyarakat sebagai motor penggerak ekonomi berbasis rakyat.
Sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk para ahli, profesional, pemerintah, hingga regulator, akan dihadirkan sebagai pembicara. Di antaranya Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia Rachmat Pambudy, serta Chief Economist of Asian Development Bank Albert Francis Park.
Paul Romer, penerima Nobel Ekonomi, dan Harsha Rodrigues, Head of Regional Client Services at Women’s World Banking, juga akan berbagi pandangan tentang bagaimana memperkuat keuangan inklusif.
Artikel Terkait
Apa Itu Beasiswa Bundling, Salah Satu Program Beasiswa Baru yang Disediakan LPDP?
10 Tips Membangun Jejaring atau Networking Untuk Mendukung Karier Profesionalmu Cemerlang
Hampir 400 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Long Weekend Ini, Arah Ke Puncak Naik 50%
Google Didenda Rp202 Miliar oleh KPPU, Praktik Bisnisnya Memberatkan Pengembang Lokal?
Makin Seru, Sekarang Status Whatsapp Bisa Di-Posting ke Instagram dan Facebook Stories
Squid Game 3 akan Jadi Musim Terakhir, Sutradara Buka Kemungkinan Spin-off
7 Tips untuk Memastikan Kepuasan Pelanggan Tinggi Sehingga Mendorong Peningkatan Keuntungan Perusahaan