“Saya banyak meluangkan waktu sendiri, nggak berhubungan dengan dunia luar, nggak bersosialisasi untuk mendapatkan rasa ‘misterius’ dan introvertnya si Pakunjara,” ujar istri Adimaz Pramono, putra dari pengusaha Dewi Motik Pramono ini.
Ternyata, melepaskan karakter Pakunjara sesudah syuting Penjaga Iblis: Dosa Turunan dirasa Niken lebih sulit. Butuh waktu agak lama untuk bisa melepaskan karakter Pakunjara.
Bahkan, saking fokusnya dengan mantra-mantra itu, kadang-kadang saat ia sedang beberes atau mau mandi, yang terbesit di kepalanya adalah mantra-mantra bahasa Jawa Kuno yang jadi dialognya.
Baca Juga: Cara Yang Tepat Agar Kamu Kembali Percaya Diri setelah Melakukan Kesalahan di Tempat Kerja
“Pada saat syuting saja, mantra-mantra itu suka buat merinding sendiri. Cara melepaskannya memang takes time. Saya berusaha percaya kalau kalau hidup kita di luar lebih besar daripada hidup kita di film.
"Saat syuting atau memainkan sebuah karakter, kita pasti melakukannya dengan sepenuh hati. Kita menciptakan sebuah universe.
"Tapi, jangan lupa ada universe lain yang lebih besar yang menunggu kita di rumah. Saya berusaha, ’Nggak! Nggak! Realita gue di rumah jauh lebih menyenangkan. Ayo, lupain. Lupain!’” pungkasnya.