Pejuangkantoran.com - Saat mau membeli mobil, salah satu keputusan terpenting yang harus diambil adalah memilih transmisi manual atau otomatis.
Meski sering dianggap sepele, tetapi ini dapat berdampak besar pada pengalaman berkendara kamu setiap hari.
Berikut ini beberapa pertimbangannya.
Penjelasan mobil dengan transisi manual dan otomatis
Mobil dengan transmisi manual (manual transmission atau MT) memiliki sistem manual untuk memindahkan gigi dengan tongkat persneling dan pedal kopling. Ini berarti kamu harus mengontrol tenaga dan kecepatan mesin dengan memindahkan gigi sesuai dengan kondisi jalan.
Kamu memegang kendali penuh serta dapat memutuskan kapan harus memindahkan gigi, tergantung pada seberapa cepat ingin melaju.
Sementara mobil dengan transmisi otomatis (automatic transmission - AT)adalah jenis sistem perpindahan gigi secara otomatis saat mobil berjalan, tanpa perlu campur tangan manual pengemudi.
Pada mobil otomatis, tidak ada pedal kopling yang perlu dikhawatirkan. Ini karena gigi mobil akan berpindah secara otomatis berdasarkan kecepatan dan akselerasi sehingga kamu hanya perlu menyetir, mengerem, dan menekan pedal gas.
Baca Juga: Hyundai Luncurkan IONIQ 5 Limited Edition, Mobil Listrik Bergaya dengan Sentuhan Budaya Indonesia
Perbedaan utama antara keduanya
- Kemudahan penggunaan
Mobil otomatis jauh lebih mudah dikendarai, terutama di lalu lintas yang macet yang menuntut kamu melakukan stop and go, atau saat kamu baru belajar mengemudi.
Sementara mobil manual membutuhkan lebih banyak perhatian sehingga kamu harus mempelajari cara mengoperasikan kopling dan memindahkan gigi pada waktu yang tepat. Untuk pemula, ini bisa sedikit rumit dan butuh latihan untuk menguasainya.
- Kendali mobil
Transmisi manual memberi kamu lebih banyak kendali atas performa mobil karena dapat menentukan kapan harus memindahkan gigi.
Di sisi lain, transmisi otomatis model awal tidak memberi kamu banyak kendali, gigi akan berpindah otomatis sesuai setelan pabrik.