PejuangKantoran.com - Dari ide sederhana Yandy Laurens tentang cinta sejati yang menembus batas dan ruang, film Sore: Istri dari Masa Depan menghadirkan warna baru dalam perfilman Indonesia.
Tidak hanya cerita yang begitu menggerakkan hati, seluruh aspek film ini nilainya di atas rata-rata. Mulai akting para pemainnya, pemilihan lagu-lagu di filmnya, hingga sinematografi filmnya.
Mengambil lokasi di Kroasia, Finlandia dan Jakarta, ada banyak cerita menarik selama proses penggarapan film berdurasi 1 jam 59 menit ini.
Baca Juga: Mau Tahu Seperti Apa Rasanya Dicintai secara Ugal-ugalan? Tonton Deh, 'Sore: Istri dari Masa Depan'
Berikut adalah beberapa di antaranya yang diceritakan oleh para pemain: Sheila Dara, Dion Wiyoko, dan Barasuara, salah satu grup musik yang diajak kolab bareng di film ini.
Dion Wiyoko memotret semua foto yang digunakan di film
Sebenarnya, berperan sebagai fotografer di film bukan yang pertama bagi Dion. Namun, ia merasa lebih spesial di sini karena foto-foto pribadi yang diambilnya di Kutub Utara dan Ladakh, India, digunakan di adegan pameran foto yang ada di film.
“Ini pengalaman pertama juga sih. Seumur-umur nggak pernah membuat photo exhibition yang banyak sekali hasil foto yang ditampilkan.
"Ternyata, Yandy bisa memberikan media, menyalurkan mimpi-mimpi saya. Saya bisa bikin eksibisi tapi dengan cara yang berbeda. Pameran di film, rasanya bangga banget!” ujar Dion.
Sheila Dara belajar bahasa Kroasia dengan guru yang tinggal di Korea
Baca Juga: BRI Kembali Jadi Bank Terbaik di Indonesia Versi The Banker, Tembus Peringkat 114 Dunia
Memerankan karakter Sore yang mengarungi dunia paralel dalam jalur waktu yang sama, ia pun harus terdengar fasih berbahasa Kroasia. Apalagi, ia banyak berinteraksi pula dengan aktor lokal.
Istri penyanyi Vidi Aldiano ini pun harus mengikuti kursus bahasa Kroasia dengan guru seorang native speaker.
Namun, ada hal yang unik saat ia sedang kursus. Gurunya memang native speaker, namun, tidak tinggal di Kroasia, melainkan di Korea Selatan.
“Pihak Cerita Films assign aku les bahasa Kroasia dengan guru orang Kroasia yang tinggal di Korea! Jadi aku kursus 10 kali pertemuan melalui zoom!”