Pejuangkantoran.com – Salah satu maskapai penerbangan murah Eropa terbesar Ryanair, mengleuarkan himbauan kepada penumpangnya agar menghindari menggunakan koper berwarna hitam, biru navy atau abu-abu.
Himbauan yang dikutip oleh leravi.org tersebut menyebutkan bahwa warna-warna ini termasuk yang paling sering mengalami kasus lost baggage. Dan kasus semacam ini merugikan penumpang sekaligus maskapainya.
Menurut Ryanair, lost baggage atau salah diidentifikasi selain menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang, juga berdampak pada reputasi maskapai dan menambah biaya operasional.
Lalu, apakah kita harus mengganti koper warna-warna gelap itu dengan warna lain yang lebih tidak umum?
Leravi.org tidak mengharuskan, namun menurut web site ini kamu bisa menambahkan ciri khas pada koper-koper kamu agar mudah diidentifikasi dari jauh sekalipun saat di conveyor belt.
Tips Memberikan Ciri Koper
Banyak cara membuat koper warna gelap kamu jadi lebih mudah diidentifikasi. Sematkan di koper warna gelapmu tanda khas, supaya mudah dikenali. Ini memperkecil peluang tertukar dan lebih cepat ditemukan jika hilang.
Berikut tips praktis supaya koper berwarna gelap (hitam/navy/abu-abu) tetap mudah dikenali dan aman saat perjalanan:
- Tambahkan tanda unik
- Pasang tag bagasi dengan warna mencolok (merah neon, kuning, oranye).
- Gunakan pita, stiker, atau patch kain di pegangan atau resleting.
- Bisa juga tambahkan sarung koper elastis (luggage cover) dengan motif unik dan warna terang.
- Gunakan aksesori warna terang
- Pasang strap koper (luggage belt) dengan warna cerah atau motif garis.
- Tempel reflective tape (seperti untuk sepeda motor) agar mudah dikenali dari jauh.
- Personalisasi koper
- Cetak inisial nama atau stiker custom.
- Beberapa jasa printing bahkan bisa bikin koper bergambar sendiri.
- Tambahkan lapisan keamanan
- Gunakan gembok TSA dengan warna kontras. Selain aman, juga jadi pembeda visual.
- Jika sering bepergian, pasang AirTag/SmartTag/Tile di dalam koper untuk melacak posisi.
- Dokumentasi sebelum terbang
- Foto koper dari berbagai sisi sebelum check-in. Foto ini bisa kamu manfaatkan Jika koper hilang atau tertukar. Foto ini akan sangat membantu laporan ke maskapai.
Baca Juga: 10 Hacks Untuk Mengurangi Bobot Koper Atau Tas Kamu yang Masuk ke Dalam Bagasi Pesawat
Prinsip dari memberi tanda ke koper kamu ini adalah semakin unik, kontras, dan personal, semakin kecil kemungkinan koper kamu tertukar dan semakin mudah kamu temukan saat mengantre di conveyor belt.
Ide Penanda Koper Murah Meriah
Berikut ini, ide penanda koper yang murah meriah:
- Pita Kain dan Tag Nama
- Ikat pita kain berwarna mencolok (misalnya merah terang atau hijau neon) di pegangan koper. Tambahkan tag nama plastik/mika dengan kertas warna-warni.
- Biaya: Rp5.000–10.000.
- Stiker Vinyl dan Isolasi Warna
- Tempel stiker lucu atau simbol besar (misalnya smiley, bendera, angka besar) di bagian depan koper. Tambah isolasi listrik atau duct tape warna kuning/oranye di sudut koper.
- Biaya: Rp10.000–15.000.
- Benang Rajut / Tali Kur
- Bikin kepang tali tali kur atau benang rajut warna cerah dan ikatkan di resleting atau pegangan. Kalau mau lebih unik, bisa sulam inisial kecil di sarung koper.
- Biaya: < Rp5.000.
- Kain Bekas / Syal Mini
- Gunakan potongan kain motif batik, polkadot, atau syal kecil diikatkan di pegangan koper..
- Biaya: gratis kalau pakai kain sisa.
- Kombinasi Strap Murah dan Pita
- Beli strap koper murah (sering ada di online shop). Tambah pita kecil di resleting agar makin beda dari koper lain.
- Biaya: Rp20.000–30.000.
Harga di atas sangat relatif, tergantung dari toko dan kualitas barangnya. Intinya, cari yang paling unik dan warna menyolok.