senggang

Christine Hakim Ngaku Kewalahan Disutradarai Reza Rahadian di Film Pangku: 'Napas Aja Diatur!'

Jumat, 24 Oktober 2025 | 16:50 WIB
Christine Hakim (kanan) bersama Claresta Taufan dalam film Pangku yang disutradarai Reza Rahadian. (Instagram @filmpangku)

PejuangKantoran.com - Kedekatan Christine Hakim dan Reza Rahadian seringkali ditunjukkan di publik. Keduanya sering membahasakan diri sebagai ibu dan anak.

Namun, ketika Reza mengajaknya berakting di film Pangku, yang merupakan debutnya sebagai sutradara, Christine Hakim dengan tegas menyebutkan sudah tidak ada lagi hubungan seperti itu.

“Di sini nggak ada mami, nggak ada anak. Pokoknya as a director, Reza itu ternyata sangat perfeksionis! Tapi, kenapa ia seperti itu karena dia tahu apa yang dia mau!

Baca Juga: Film Pangku, Karya Reza Rahadian sebagai Sutradara, akan Tayang di Busan International Film Festival

"Sebenarnya, film Pangku itu sudah jadi di kepalanya. Cuma bagaimana mentransformasikan itu kepada para pemainnya,” puji Christine Hakim, saat ditemui di Kopi Kina, Kamis (16/10/2025).

Alasan lain mengapa Reza sangat detail dan tahu film seperti apa yang akan dibuat juga karena film ini merupakan surat cinta Reza pada ibunya yang seorang single mother dan berjuang membesarkan dua anak, termasuk dirinya.

Reza Rahadian paham betul setiap situasi dalam cerita Pangku. Pemahaman seperti itulah yang dirasa Christine jadi sangat membantu pemain.

“Katakan ada pemain yang belum jelas atau belum mampu menginterpretasikan, Reza akan mengarahkan dengan detail! Dia tahu setiap jiwa napas karakternya, mulai dari body language-nya.

"Bahkan saya pun, bukan hanya body language saya yang diatur. Napas saya pun di situ diatur sama dia! Ada satu adegan dia men-direct, ’Ibu nggak usah tarik napas di situ!'. Yailah... napas gue aja diatur,” seloroh aktris peraih 9 Piala Citra ini.

Baca Juga: Film Pangku dan Mothernet Siap Berkompetisi di Program Vision di Busan International Film Festival

Meski harus menahan napas saat berakting, Christine Hakim tidak dapat menyembunyikan kebanggaannya terhadap Reza. Aktor tersebut dinilainya sebagai pengamat yang baik. Reza tidak hanya berhasil merekam perjalanan hidupnya, tapi diserap ke dalam hati dan jiwanya.

“Yang menarik dari film ini adalah kesedihan itu tidak perlu diekspresikan dengan air mata atau tangisan yang meraung-raung, tapi bisa dengan suasana. Ini yang saya lihat bisa memberi satu warna baru buat film Indonesia!” pujinya.

Bahkan aktris yang menikah dengan aktor dan penulis skenario asal Belanda, Jeroen Lezer, ini dengan percaya diri memberi rating 11 buat kepiawaian Reza Rahadian sebagai sutradara dalam film Pangku.

“Kriteria yang diperlukan menjadi seorang sutradara lengkap itu ada di Reza. Wawasannya luas! Cerdas dan dia a big (heart) human being juga. Dia punya kepekaan.

"Apalagi sebagai pemain 20 tahun pasti rasanya sudah terasah! Semua dia serap. Cepat beradaptasi ataupun belajar!” pungkas Christine Hakim.

Halaman:

Tags

Terkini