Padahal fakta benarnya tahun 1883.
2. Halusinasi Kontekstual
AI juga bisa memberikan jawaban yang tidak sesuai konteks atau konteks pertanyaan salah, tidak mungkin, atau tidak tersedia.
Contoh:
User: “Kapan Presiden Indonesia yang ke-12 dilantik?”
AI: “Presiden Indonesia ke-12 dilantik pada 20 Oktober 2034.”
Padahal presiden ke-12 belum ada. AI mengikuti konteks keliru tanpa koreksi.
3. Halusinasi Visual
Dalam AI generatif, halusinasi visual terjadi ketika AI (seperti DALL·E, Midjourney, Stable Diffusion) membuat gambar yang tidak mencerminkan kenyataan secara akurat.
artificial intelligenceBaca Juga: Waspadai Shadow Leak! Ini Adalah Cara Artificial Intelligence Mencuri Data Dari Email Kamu.
Contoh:
User: “Gambar orang sedang berjabat tangan.”
AI: tangan punya 6–7 jari atau dua tangan menyatu jadi satu bentuk aneh.
Tanda bahwa AI gagal memahami anatomi manusia.
4. Halusinasi Semantik
Halusinasi semantik ditandai dengan jawaban AI yang bisa jadi benar dalam tata bahasa tetapi tidak masuk akal secara kontekstual. Jadi, kalimatnya rapi, logis, dan meyakinkan namun maknanya salah.