6 Poin Cara Melatih Keterampilan Imajinasi Kamu Agar mampu Membuat Prompting Yang Berkelas

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:22 WIB
latihlah selalu imajinasi kamu agar keterampilan kamu dalam melakukan prompting menjadi otentik dan berkelas. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
latihlah selalu imajinasi kamu agar keterampilan kamu dalam melakukan prompting menjadi otentik dan berkelas. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Banyak yang merasa khawatir bahwa AI akan benar-benar menggantikan manusia. Hal ini menjadi perdebatan yang ramai, ada yang pro maupun kontra.

Sebab, pada faktanya mesin artificial intelligence berhasil memangkas dan menggantikan peran manusia. Misal, dalam perhitungan yang rumit dan membutuhkan ribuan data, AI mampu melakukannya dalam hitungan detik, hal yang sangat sulit disamai oleh manusia.

Namun, ada satu hal yang benar-benar tidak bisa digantikan oleh AI, yaitu imajinas? Kenapa?

Imajinasi adalah kemampuan mental untuk menciptakan gambaran, ide, atau konsep baru yang belum pernah dilihat atau dialami langsung.

Imajinasi melibatkan kesadaran diri, emosi dan intuisi, nilai-nilai pribadi, dan pengalaman hidup, yang mana ini semua hanya bisa didapatkan dari manusia.

Imajinasi manusia bisa spontan, tidak logis, dan sarat makna pribadi. Imajinasi ini juga sangat erat dengan kreativitas, dan kreativitas adalah salah satu keterampilan yang penting dalam menyusun prompting untuk artificial intelligence.

Menurut majalah Wired dalam artikel Picture Limitless Creativity With AI Image Generators (2022) disebutkan bahwa prompt engineer sebagai semacam “AI whisperers” atau prompt artists, karena mereka menerjemahkan imajinasi ke dalam bentuk teks yang bisa dimengerti mesin.

Sedangkan Financial Times dalam artikel tentang AI generative, mengutip praktisi kreatif, menyebukan bahwa  bahwa prompting membutuhkan “high-level creative skills”.

Mereka menekankan kalau prompt sederhana menghasilkan gambar klise, sementara prompt imajinatif menciptakan karya artistik.

Oleh karena itu, sangat relevan jika kita harus selalu mengasah keterampilan imajinasi kita agar mampu mengoptimalkan AI dalam menjalankan tugas dan kehidupan kiat sehari-hari melalui prompting yang kita buat.

Baca Juga: Perhatikan 5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi saat Prompting untuk Artificial Intelligence

Melatih Keterampilan Berimajinasi

Bagaimana cara kita mengasah keterampilan berimajinasi? Berikut panduannya berdasarkan sejumlah sumber:

  1. Asah imajinasi mentah (raw imagination)
  • Latihan asosiasi bebas: pilih satu kata (misal “laut”), lalu tulis 10 asosiasi aneh (ikan terbang, kapal hantu, kota bawah laut, dsb).
  • Daydreaming terarah: sengaja membayangkan skenario absurd, misal “bagaimana kalau gunung bisa bicara?”
  • Exposure luas: baca novel fantasi, tonton film sci-fi, atau jelajahi seni visual. Imajinasi tumbuh dari input yang beragam.
  1. Belajar menerjemahkan imajinasi ke bahasa deskriptif

Prompt bagus butuh detail. Jadi latihlah menggambarkan ide dengan dimensi seperti:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X