Sering Jadi Anak SMA di Sinetron, Bryan Domani Ternyata Tak Pernah Merasakan Masa SMA yang Normal

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 31 Agustus 2023 | 21:14 WIB
Meskipun berperan sebagai anak SMA di film Galaksi, Bryan Domani ternyata tak menjalani masa SMA seperti remaja kebanyakan. (Instagram.com/@bryandomani_bd_)
Meskipun berperan sebagai anak SMA di film Galaksi, Bryan Domani ternyata tak menjalani masa SMA seperti remaja kebanyakan. (Instagram.com/@bryandomani_bd_)

PejuangKantoran.com - Ketika dikabari dapat peran utama sebagai Galaksi di film dengan judul sesuai nama tokoh yang diperankannya, Bryan Domani mengaku superexcited.

Ia sebenarnya sudah beberapa kali mengikuti tes casting untuk produksi film atau serial garapan sutradara Kuntz Agus, tetapi selalu gagal. Itu sebabnya saat menjalani casting film Galaksi, Bryan Domani mengaku tidak terlalu berharap.

Apalagi, usai mengikuti screen test, ia sempat tidak menerima kabar lagi lebih dari sebulan. Makanya, Bryan Domani sempat terpikir untuk mengikhlaskan saja.

Baca Juga: Main Jadi Anak Geng Lagi, Pangeran Lantang Kena Tendangan Betulan Saat Syuting Film Galaksi

Tetapi, akhirnya ia menerima telepon yang menyatakan dirinya lolos casting.

“Bersyukur banget bisa jadi Galaksi, tapi lumayan pressure ya, karena fans sering cerita tentang karya Poppi Pertiwi. Kalau kata baiknya, sangat antusias,” ujar Bryan, saat konferensi pers film Galaksi di Epicentrum XXl, Kuningan, Jakarta, Senin (21/8/2023).

“Waktu cast reveal, lumayan banyak (yang tidak setuju dengan pemilihan dirinya sebagai Galaksi). Ya sudah, terima saja.

“Aku tidak pernah menyalahkan mereka karena ekspektasi pembaca yang tidak ada gambar atau imajinasi kan, tidak ada limitasi!” jelas cowok kelahiran Munich, Jerman, 29 Juli 2000 ini.

Demi memerankan Galaksi dengan baik, Bryan banyak berdiskusi dengan Kuntz Agus, yang memulai karir sebagai sutradara dokumenter itu.

Keduanya sepakat bahwa presentasi cerita dan karakter di film tidak akan seperti cerita anak SMA kebanyakan.

Baca Juga: Nggak Nyangka, Rapper RamenGvrl Ternyata Pernah Tiga Tahun Kerja Kantoran

Film ini mencoba menampilkan beberapa layer emosi, sekaligus mengajarkan penonton soal empati. Bahwa segala sesuatu terjadi tidak seperti di permukaannya saja, tetapi pasti ada alasan di baliknya.

“Tapi, nggak pengen terlalu berat juga. Pengen tetap bikin penonton tertawa, gemas-gemas melihat hubungan Galaksi dengan Kejora (Mawar Eva de Jongh).

"Pokoknya, semua roller coaster emosi dirasakan,” seru aktor blasteran Jerman dan Banjarmasin ini.

Lucunya, jika di film Galaksi Bryan berperan sebagai anak SMA, dalam kehidupan pribadinya ia tidak pernah merasakan masa SMA layaknya kebanyakan remaja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X