Biar Lebih Dipercaya sebagai Supir Taksi, Jourdy Pranata Bicara dengan Logat Riau Melayu

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 5 September 2023 | 07:00 WIB
Berbagai cara dilakukan Jourdy Pranata untuk menampilkan sosok supir taksi dalam film Susuk: Kutukan Kecantikan. (Instagram @ginantirona)
Berbagai cara dilakukan Jourdy Pranata untuk menampilkan sosok supir taksi dalam film Susuk: Kutukan Kecantikan. (Instagram @ginantirona)

Cowok yang tahun 2023 sudah muncul di tujuh film ini memberanikan diri untuk menggunakan dialek tipis-tipis yang biasa dia pakai dalam kehidupannya sehari-hari.

“Keluarga besar aku banyak yang tinggal di Pekanbaru di mana dialek di situ adalah Melayu. Di rumah, aku terbiasa logat Padang karena mama papaku (orang Padang).

Baca Juga: Film Horor Susuk, Menguak Mitos dari Budaya Lokal yang Berakhir dengan Kutukan

“Tapi setiap mudik ke Pekanbaru, ngobrol sama sepupu dan saudara, logat yang dipakai ya logat Melayu!” kilahnya.

Saking inginnya terlihat mendalami karakter, Jourdy juga menghubungi tim properti untuk memberikan sentuhan khusus pada taksi Arman, sesuai permintaannya.

Ia kepingin properti taksinya benar-benar berbau spesifik taksi. Dibantu tim departemen art, taksi tersebut dibikin menguarkan aroma dari driver-nya yang tidur di dalam, hingga aroma berbagai penumpang yang keluar masuk di situ.

“Sebisa mungkin, wangi Stella Jeruk!” pungkasnya sambil tertawa. (Syanne Susita)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X