Awal tahun ini, pada pertemuan tahunan Berkshire, Munger menyatakan skeptisisme terhadap “hype” seputar kecerdasan buatan.
“Saya pikir intelijen kuno bekerja dengan cukup baik,” katanya kepada orang-orang yang hadir di acara tersebut.
Meskipun para pemimpin Berkshire dipuji oleh para pemegang sahamnya karena menghasilkan keuntungan yang luar biasa, Munger mengecilkan kecerdasan di balik kesuksesan mereka.
“Saya pikir bagian dari popularitas Berkshire Hathaway adalah kami terlihat seperti orang yang menemukan tipuan,” katanya pada tahun 2010.
Baca Juga: 5 Tipe Manajer yang Dibutuhkan Setiap Perusahaan, dari yang Kreatif sampai yang Pencari Bakat
“Itu bukan kecemerlangan. Itu hanya menghindari kebodohan.”
Dua wakil ketua lainnya di Berkshire, Greg Abel dan Ajit Jain, sehari-hari mengawasi lusinan bisnis yang beroperasi. Abel diperkirakan akan menjadi CEO setelah Buffett tidak lagi memimpin.
Artikel Terkait
Main di Film Komedi Gampang Cuan, Vino G. Bastian Mengaku Kudet dalam Hal Keuangan
Ditanya Kenapa Suka Banget Main Film Horor, Taskya Namya: Saya Belajar Banyak dari Film Horor!
Kenapa Blackpink Diberikan Penghargaan oleh Raja Charles di Istana Buckingham?
Nggak Janjian Nulis 'Jalan Pulang', Yura Yunita dan Donne Maula: Lagu Ini Sudah Seperti Jalan Tuhan
Yang Bikin Taskya Namya Excited Main di Film Lembayung: Ada Arya Saloka! Hayooo... Kenapa?
Siapa Futri Zulya Savitri, Anak Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang Dekat dengan Verrel Bramasta?
Profil Geert Wilders, Politikus Pemenang Pemilu Anti-Islam yang Dijuluki Donald Trump dari Belanda
Raihaanun Mau Main Film Apapun Genrenya, Asal...
Berjuang untuk Kemanusiaan, Jurnalis Foto Palestina Jadi Man of The Year 2023 Versi Majalah Pria GQ Timur Tengah
Agar Terlihat Seperti Anak SMA di Ancika 1995, Zee JKT48 Sengaja Menurunkan Berat Badan