PejuangKantoran.com - Hanung Bramantyo termasuk salah satu sutradara yang karya-karyanya amat dikagumi penggemar film maupun para pemain. Banyak pemain yang berharap bisa bekerja bareng sutradara asal Yogya itu, termasuk Wulan Guritno.
Ketika akhirnya dihubungi Hanung Bramantyo, Wulan Guritno mengaku senang akhirnya bisa bekerja sama. Namun ia protes ketika ditawari peran Ayu, hantu gentayangan di film Trinil Kembalikan Tubuhku yang digarap Dapur Film, rumah produksi milik Hanung.
“Ini proyek pertama aku bersama Mas Hanung. Ah, tapi Mas Hanung pertama kali ngajak kerja sama kok, aku jadi setan?” tukas Wulan Guritno, saat konferensi pers Trinil Kembalikan Tubuhku di Epicentrum XXl, Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Mengenal Aktuaris, Profesi Bergengsi yang Sangat Dibutuhkan di Perusahaan Asuransi dan Perbankan
Wajar jika aktris berdarah Inggris dan Jawa ini kaget dan langsung protes. Menurutnya, berperan sebagai setan atau hantu merupakan tanggung jawab yang berat.
Berakting dalam banyak film dengan berbagai macam sifat dan perilaku manusia jauh lebih mudah buatnya. Sebab seunik apapun karakternya, Wulan bisa membayangkan dan menjadikannya sebagai panduan berakting.
“Ini tantangan buat saya. Di film ini, karakter saya diceritakan dari hidup sampai mati, dan menjadi setan yang gentayangan. Aku tuh kesulitan, kan belum pernah mati ya?
“Misalnya, kita berakting banyak peran sebagai manusia, itu seperti macan dibangunin. Ada rasa-rasa dari tokoh-tokoh itu yang memang ada di dalam diri kita. Semua bisa kita bangunkan.
“Nah, kalau menjadi setan bagaimana? Dari sorot matanya saja pasti berbeda!” seru Wulan, yang berkesempatan berakting bersama putri sulungnya, Shalom Razade, di film ini.
Apalagi pada adegan-adegan dirinya sebagai hantu gentayangan, Wulan harus sering menggunakan sling dan berakting di ketinggian. Banyak aspek akting yang harus ia perhatikan.
Ada adegan-adegan yang ia perankan sendiri, tetapi ada juga adegan di mana ia digantikan dengan robot yang sudah disiapkan jauh-jauh hari oleh Hanung Bramantyo.
Baca Juga: Usai Nataru, Warga Lain Sudah Pulang dari Liburan, Warga China Masih Jalan-jalan
“Ada yang menggunakan prostetik kepala aku yang bisa digoyang-goyangkan, istilahnya animatronik. Atau menggunakan prostetik kepala dan wajah aku yang tidak bergerak. Jadi tergantung scene dan kebutuhannya.
“Tapi, kalau yang udah gentayangan ke mana-mana, nggak mungkin aku ya, karena butuh sling berapa panjang untuk bisa sejauh itu. Pas adegan-adegan aku gentayangan, mas Hanung ikut mengarahkan sampai mengatur rambut.
“Maunya rambutnya terbang ke sini, akunya harus begini, tangannya harus begini. Ternyata, sulit menjadi setan!” seloroh pemilik nama lengkap Sri Wulandari Lorraine Joko Guritno itu.
Artikel Terkait
Visa Hallyu, Korea Selatan Buat Visa Khusus Buat Pencinta KPop: Bisa Tinggal di Korea Dua Tahun!
Lowongan Pekerjaan Sebagai Duty Manager di Hotel Park Hyatt Jakarta, Buat Kamu yang Ingin Karier di Hotel
Zenius Tutup, Warganet Menjerit: Please Gak Rela Zenius Berhenti!
Fokus Beralih ke AI Generatif, Google Berencana Memangkas 30.000 Karyawan di Unit Ad Sales
Lowongan Pekerjaan di China Tak Sesuai Ekspektasi Generasi Z
Bikin Konten yang Sebut Angkor Wat Ada di Thailand, TikToker Vietnam Kena Denda
Sebelum Pembukaan Gelombang, Yuk Daftar Akun Prakerja 2024 yang Sudah Dibuka Mulai 3 Januari!