"Tapi pekerjaan itu bukan passion saya. Saya enggak dapat feel harus berangkat pagi dan pulang sore," kata Coach Paman.
Coach Paman lalu tinggalkan kerja kantoran dan berpindah kerja ke Garena Indonesia, perusahaan pengembang game online dan penyelenggara turnamen eSports Free Fire.
"Di Garena, saya di bagian games," tutur Coach Paman.
Tahun 2019 adalah momentum bagi Coach Paman, kelahiran Manado, Sulawesi Utara pada 3 September 1994 ini untuk terjun ke dunia eSports profesional.
"eSports Free Fire itu seru," ujar Coach Paman.
Tekun berlatih dan rajin mengikuti turnamen eSports menguatkan kehendak Coach Paman untuk terus fokus di eSports profesional.
Coach Paman tak menyangkal bahwa duit dari eSports profesional terbilang woow alias besar.
Coach Paman memberi gambaran, pemain eSports profesional yang rajin mengikuti turnamen beberapa kali dalam sebulan, misalnya, bisa membawa pulang atau mengantongi duit ratusan juta rupiah.
Artikel Terkait
Travis Kelce 'Style', Gaya Rambut Kekasih Taylor Swift Ini Malah Banyak Ditiru Pria-pria Masa Kini
Apa Saja Isi Kepala Emak-emak di Pagi Hari?
4 Fakta Menarik Di Balik Grammy Awards 2024, Selain Kejutan dari Taylor Swift dan Killer Mike
Raja Inggris Charles III Terdiagnosis Kanker Prostat
Budiman Sudjatmiko: "Pernyataan Penutup Prabowo Tunjukkan Sifat Kenegarawanan Beliau"
Guru Besar Hukum Konstitusi Sebut Keputusan DKPP Keliru Besar Soal Proses Gibran Jadi Cawapres
Generasi Z Lebih Suka Pasangan Punya Penghasilan Sendiri: Survei
Mantan Ketua KPU: Putusan DKPP Sengaja Dijadikan Amunisi Men-downgrade Pasangan Nomor 2
Elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Timur Unggul Jauh dari Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud
Tren Pemilih yang Dekat NU di Jawa Timur Ternyata Condong Memilih Prabowo-Gibran
Hujan-hujanan, Prabowo Malah Ikut Berjoget Bareng Puluhan Ribu Masyarakat Manado
Perhatian Pada Anak Muda, Diaspora, dan Pekerja Migran, Komunitas Anak Muda Indonesia Dukung Prabowo Gibran