PejuangKantoran.com - Amanda Manopo harus menghabiskan waktu sebulan lebih di Banyuwangi saat syuting film Kupu-kupu Kertas. Proses pengambilan gambar ini cukup menantang karena lokasi syuting tidak terletak di tengah kota.
Beberapa di antaranya adalah sinyal telepon yang kerap hilang membuat komunikasi terputus. Suhu di lokasi juga sangat dingin sehingga Amanda Manopo harus benar-benar menjaga stamina agar tetap fit selama syuting.
“Semua SOP untuk semua proses syuting itu bagus banget, memberikan kenyamanan 100 persen untuk pemain, dan tidak membeda-bedakan,” jelas Amanda Manopo, saat konferensi pers Kupu-kupu Kertas di Epicentrum XXI, Kuningan, Senin (29/1/2023).
Baca Juga: Bagaimana Cara Merayakan Isra Miraj Nabi Muhammad menurut Hukum Islam?
Menurutnya, pihak production house sangat memfasilitasi semua hal demi kenyaman pemain. Misalnya saja, di basecamp disediakan penghangat jika pemain merasa kedinginan.
“Ada talent coordinator yang membantu kita. Kalau ada apa-apa, ada yang menjaga. Waktu syuting, Chicco (Kurniawan) sempat sakit, hampir masuk rumah sakit karena ia mengalami muntaber.
“Pihak PH menyediakan dokter yang standby 24 jam,” tambah aktris keturunan Filipina, Spanyol, dan Minahasa ini.
Jika melihat beberapa adegan dalam film, terlihat medan lokasi memang cukup berat. Apalagi, karakternya sebagai Ning harus berlari-lari, naik turun bukit dan masuk ke hutan.
Namun, suhu dingin tadi malah membuat jalannya syuting jadi lebih sehat dan terhindar dari cedera.
“Kita syutingnya nggak sampai pagi. Beneran syuting sehat. Kita mulai jam 5 pagi dan tidak banyak scene malam. Sekitar jam 6 atau jam 8, syuting sudah selesai.
“Karena kalau lewat jam 9 atau jam 10, sudah tidak kuat dengan suhu yang lumayan parah. Bisa sampai 9 derajat! Jadi, kita membatasi waktu kerja.
“Cedera juga enggak, karena aku benar-benar menjaga supaya tidak terjadi!” tukasnya.
Sebagai pemain film, Amanda juga selalu siap untuk menerima tantangan dari peran-peran yang ia ambil. Salah satunya ketika ia harus beradegan kekerasan di mana ia terlihat dijilat oleh Busok, yang diperankan Reza Oktovian alias Reza Arap.
“Soal adegan aku sama Arap, misalkan mau dijilat atau apa, aku nggak merasa jijik. Aku biasa aja!” cetus Amanda.
Artikel Terkait
Relawan Horas Bangso Batak Bertekad Menangkan Prabowo-Gibran dalam Pemilu Sekali Putaran
Habiburokhman: "Tolong Yakinkan Masyarakat yang Dukung Paslon Lain tapi Di Hatinya Ada Prabowo"
Prabowo-Gibran Diharapkan Bisa Perhatikan Nasib Seniman, Dapat Dukungan dari Relawan Cakra Satya 08
Menurut Gibran, Elektabilitas Di Atas 50% Tak Ada Artinya Jika Banyak yang Golput
Elektabilitas Prabowo Gibran Naik Jadi 52%, Komandan TKN: "Syukur Alhamdulilah"
Soal Survei Populi Center, Nusron Wahid: Kepastian untuk Menang Sekali Putaran Makin Terlihat
TPM Ganjar-Mahfud Ajak Relawan Ikut Mengawasi Pemungutan Suara, Siapkan Kanal Pengaduan Online