PejuangKantoran.com - Bukan karena ketagihan main di serial yang membuat Dian Sastrowardoyo berakting di serial Ratu Adil, setelah menyelesaikan Gadis Kretek. Ada alasan lain yang membuatnya tertarik bergabung di serial Ratu Adil yang dibuat 8 episode itu.
Sebagai aktris yang sering berakting di film drama, Dian Sastrowardoyo ingin mencoba kemampuannya berakting di genre-genre lainnya. Ratu Adil kebetulan dikemas sebagai serial crime yang menuntutnya melakukan banyak adegan action.
Baca Juga: 7 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Menerima Tawaran Relokasi Karyawan
“Ini jadi cerita saya sendiri sebagai aktor yang keluar dari comfort zone,” terang Dian Sastrowardoyo, saat acara Vidio’s Slate Day di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Mungkin sebelumnya saya lebih terasosiasi dengan genre drama, tapi di serial Ratu Adil dapat opportunity untuk stretch (kemampuan berakting).
“Mau tidak saya benar-benar bertransformasi ke genre crime dengan sedikit banyak action dan jam syuting yang kebanyakan malam semua.
“Saya melihatnya ini dalam berbagai level jadi sebuah exercise yang sehat banget sebagai aktor,” katanya.
Baca Juga: 5 Tugas yang Dilakukan Manajer Hebat Sepanjang Hari, Khususnya Mendelegasikan Tugas pada yang Ahli
Selain kesempatan melatih kemampuan berakting di berbagai genre, aktris berusia 42 tahun itu meyakinkan dirinya bahwa film adalah karya kolaborasi dengan berbagai pihak kreatif.
Hal itu membuat dirinya semangat bekerja, walaupun kadang dengan menahan kantuk karena jam kerja yang terbalik. Atau, saat harus melakukan adegan yang sebelumnya tidak pernah ia kerjakan.
“Jam 04.30 pagi dicekek sama abang-abang stuntman, luar biasa Tommy Dewo (sutradara). Semangat banget, Bang! Selesai adegan bilang, ‘Aman, Kak? Aman?’
“Aman sih aman, cuma lumayan semangat, ya? Tapi asyik, sih! Kita kolaborasi sama tim action stunt yang profesional semua!” tukasnya.
Baca Juga: Hampir Separuh Orang Dewasa Muda Masih Menerima Bantuan Keuangan, 47% Orangtua Mengakuinya
Kolaborasi yang juga sangat ia nikmati adalah ketika bekerja sama dengan rekan-rekan mainnya di serial crime yang diproduseri oleh Timo Tjahjanto itu.
“Yang namanya kerja kan ada nggak enaknya. Banyak susahnya. Cuma kalau kita pikul bareng-bareng, everything will work out!
Artikel Terkait
Lemonilo Buka Lowongan Kerja Sebagai Brand Executive, Fresh Graduate Bisa Daftar!
Kisah Naura Ayu dan Fadi Alaydrus Harus Ta'aruf di Santri Pilihan Bunda
Kini, Keleluasaan Jadi Syarat Penting Sepanjang WfO atau Bekerja dari Kantor
Nikah Tanpa Anak atau Childfree atau Nikah Punya Satu Anak, Generasi Milenial dan Generasi Z Pilih Mana?
Generasi Z Mandiri Kelola Gaji, Begini Caranya
3 Menu Sahur Simple dan Sehat Berbahan Dasar Telur, Pasti Enak dan Gampang
Ingin Kastamer Terpincut Hampers Lebaran Anda, Ini 3 Triknya