PejuangKantoran.com - Sebagai ibu bekerja, Vega Karina Andira Putri harus mengatur urusan keluarga dan pekerjaan dengan cermat agar bisa berjalan dengan baik selama bulan puasa.
Sebagai dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, Vega Karina Andira Putri tetap mengajar di bulan puasa. Ia dituntut untuk berbicara nonstop di kelas rata-rata delapan jam setiap hari.
Baca Juga: Floriberta Apsari, Jadi Pengusaha dan Sukses Penuhi Target Cukup 40 Tahun Jadi Karyawan
“Bulan puasa tetap sama kesibukannya. Saya tetap punya jadwal mengajar. Libur baru H-5 Lebaran. Jadi, di bulan puasa tidak boleh main-main,” seru Vega Karina Andira Putri, saat talk show “In Women’s Time” di Sogo Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (8/3/2024).
“Beda kalau masih single, masih bisa main-main. Sahur makan apa saja aman. Kalau sekarang, harus dipersiapkan dengan baik. Menu sahur harus benar.
“Apalagi, sebagai dosen komunikasi yang harus ngomong terus, saya dituntut fit terus di depan anak didik. Makanya, saat puasa terasa sekali hausnya!”
Seusai mengajar, sebagai kreator konten dan influencer, ibu dua anak ini sering sekali mendapat undangan berbuka puasa.
“Karena undangannya biasanya sudah siang ke sore, saya suka sudah terasa lemas dan capek!” katanya.
Di sisi lain, ia masih harus menyiapkan menu berbuka puasa dan sahur untuk keluarga. Apalagi, anak sulungnya yang berusia 7 tahun belajar berpuasa tahun ini.
Untuk menghindari kebosanan menyiapkan menu berbuka puasa dan sahur, Vega mencari resep-resep menarik melalui media sosial.
“Bulan puasa, saya semakin semangat cari resep. Ngulik-ngulik sampai saya sudah siap jadwal minggu ini masak apa, minggu depan mau masak apa, lho!”
Baca Juga: Angkatan Pekerja Muda Wajib Membiasakan Diri Menghargai Nilai Gaji, Terapkan 3 Tips Ini
Bagi Vega, tantangan terberat selama bulan puasa adalah kerelaannya mengurangi waktu istirahat demi menyeimbangkan tugas-tugasnya sebagai ibu rumah tangga dan wanita pekerja.
“Tantangannya memang waktu. Saya pasti kurang tidur. Soalnya, saya baru bisa mengedit atau memikirkan konten itu pada malam hari.
Artikel Terkait
Terkesan Asyik, 3 Kebutuhan Ini Acap Dicap sebagai Wujud Perilaku Hidup Boros Gen Z atau Generasi Z
Dengan Food Prep, Karina Nadila Nggak Ribet Saat Menyiapkan Menu Sahur dan Berbuka Di Sela Kerja
Kawula Muda Pekerja Tak Ingin Boroskan Gaji, Silakan Terapkan 4 Prinsip Ini
3 Daya Tarik Profesi Perawat Kesehatan untuk Generasi Z
Mayor Teddy akan Memimpin Pasukan Tempur Para Raider dengan Kemampuan Lintas Udara, Apa Ketangguhannya?
3 Lowongan Pekerjaan Freelance yang Menurun Akibat Adanya AI, Menurut Analisis Upwork
Kerja sebagai Ahli Pengolah Data Butuh Generasi Z atau Gen Z dengan 2 Kemampuan Ini