Ding Shizhong, Otak Di Balik Akuisisi Anta Sports Terhadap Puma yang Heboh di Awal 2026 Ini

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 22 Februari 2026 | 13:28 WIB
Ding Shizhong, otak di balik sukses global Anta Sports (Screencapture Forbes.com (Ding Shizhong) dan  id.anta.com (sepatu Anta))
Ding Shizhong, otak di balik sukses global Anta Sports (Screencapture Forbes.com (Ding Shizhong) dan id.anta.com (sepatu Anta))

Pejuangkantoran.com – Akhir Januari 2026 lalu, ada berita besar yang menghebohkan dunia sportswear atau perlengkapan olah raga. Anta Sports Products Ltd (yang dikenal dengan brand Anta) mengakuisisi sejumlah saham dari brand sepatu dunia, Puma.

Anta Sports adalah salah satu kelompok produsen peralatan olah raga terbesar di dunia dan pemimpin pasar sportwear di China.

Sementara, seperti kita tahu, Puma adalah brand olah raga dunia asal Jerman yang punya Sejarah panjang dan posisi penting di sepatu, apparel, dan perlengkapan olah raga di seluruh dunia.

Besar kesepakatan ini adalah mengakuisisi sekitar 29,06% saham Puma SE dari Group Artemis. Ini adalah Perusahaan investasi milik keluarga Pinault dari Perancis. Nilai transaksi diperkirakan sebesar 1,8 Miliar Dollar AS (scmp.com – 27/01/2026).

Luar biasanya lagi, Anta membayar harga saham sekitar 60-62% di atas harga pasaran Puma saat itu, dan sepenuhnya dibayar tunai!

Otak Kesuksesan Anta

Adalah Ding Shizhong yang menjadi otak kesuksesan global dan akuisisi-akuisisi besar Anta Sports. Ding adalah chairman dari Anta Sports Products Limited.

Pria kelahiran Jinjing, Fujia, China pada tahun 1970 ini adalah juga salah satu pendiri Antar Sports. Ding lahir dari keluarga produsen sepatu skala kecil. Jinjiang memang dikenal sebagai wilayah pusat industri sepatu di China.

Tahun 1980, di usia remaja, Ding berangkat ke Beijing untuk menjual sepatu produksi keluarganya. Dari pengalaman distribusi langsung ini, Ding mendapatkan insight bahwa margin (keuntungan) terbesar bukanlah pada produksi tapi pada kepemilikan brand (merk).

Dan insight inilah yang kelak menjadi fondasi strategi bisnisnya. Ini menjadi penting ketika industri (sepatu khususnya) di China yang lebih cenderung pada perusahaan yang memproduksi brand besar dunia yang sudah ada.

Tahun 1991, Ding mendirikan Anta di Jinjiang. Awalnya strategi Ding adalah fokus pada pasar domestik China dengan membangun brand nasional lokal untuk produk olah raga.

Ding menggunakan model distribusi regional.

Strategi Global Ding

Perkembangan Anta Sports diakui di pasar saham setelah 16 tahun. Tahun 2007, Anta IPO di Hongkong. Dan langkah ini membuka akses modal global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Wikipedia, scmp.com, Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X