Setelah itu, Ding mulai melakukan strategi global yang menjadi langkah penting Anta Sports. tahun 2009, Anta mengakuisisi Fila China. Seperti kita tahu, Fila adalah brand internasional untuk produk perlengkapan olah raga dan fashion dari Italias.
Anta mengambil alih hak operasi Fila di China dan mengubahnya menjadi brand premium yang sukses.
Tahun 2019, Ding melakukan gebrakan lagi. Anta mengakuisisi Amer Sports melalui konsorsium. Amer Sports adalah Perusahaan Finlandia yang membawahi brand global seperti Arc’teryx, Salomon, dan Wilson.
Langkah ini kemudian membawa Anta sebagai grup sportwear global.
Seperti kita tahu, Anta juga tanda tangan kontrak dengan sejumlah atlet dunia, seperti Kevin Granett (Minnesota Timberlwolves) yang pada tahun Agustus 2010 hengkang dari Adidas untuk Anta Sports.
Klay Thompson (Golden State Warriors) lpeas kontrak dari Nike dan bergandengan tangan dengan Anta sejak 2017. Malah kontrak terbarunya hingga tahun 2026 ini mencatat nilai sebesar 80 Juta Dollar AS atau nyaris 1,4 Triliun dengan kurs saat ini.
Ding memimpin Anta Sports dengan senyap. Ia low profile, tidak flamboyan di media. Operasional perusahaan dilakukan dengan disiplin yang tinggi.
Fokusya jangka panjang dengan strategi “single industry, multi-brand”. Karena itu, Ding dikenal sebagai industrial strategist bukan sekadar entrepreneur oportunistic.
Sebagia Chairman dan Executive Director Anta Sports, Ding Shizhong dikenal sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di industri olah raga Asia. Tak hanya itu, Ding dianggap sebagai pionir kebangkitan brand Tiongkok di panggung global. ***