"Aku juga akan menyelipkan alasan aku sendiri supaya aku bisa percaya dan menjiwai saat memerankan karakter. Selain itu, aku cari juga persamaan karakter dengan pribadi aku sehingga karakter Dimas itu hidup. Penonton bisa ikut hanyut dalam emosi karakternya,” jelas vokalis grup musik Arah ini.
Baca Juga: Pakar Kesehatan: Air Galon Tak Picu Kanker Payudara!
Ditambahkannya, industri film seringkali tidak mau direpotkan dengan proses kerja aktor dalam mendalami peran. Jika seorang aktor dikenal bagus berperan dalam satu peran, maka di film berikutnya ia akan ditawari peran yang kurang lebih sama.
“Industri kita kan nggak bisa dibohongin. Kadang-kadang, template. Yang ini mukanya baik, sudah pasti tawaran aktingnya pasti ke arah situ," katanya.
Padahal, banyak cara untuk membuat sebuah karakter jadi keliatan bengis. Karena bagaimana pun, tambah Roy, antagonis atau pun protagonis sebenarnya punya makna yang dalam. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Brandon Jawato, Atlet Basket Putra Indonesia yang Digigit Tomcat di SEA Games 2023
Atlet Pencak Silat Safira Dwi Meilani Sempat Didiskualifikasi Sebelum Rebut Emas SEA Games Kamboja 2023
Tora Sudiro Senang Berakting di Hello Ghost Karena Tak Perlu Menutupi Sindrom Tourette-nya
Daffa Wardhana Belajar Bahasa Bali Langsung di Lokasi Saat Syuting Bukannya Aku Tidak Mau Nikah
Arnold Poernomo dan Tim Juru Masak di Balik Sajian Menu Makanan di KTT ASEAN 2023
Fajar Fathur Rahman, Pencetak Gol Langganan Timnas U-22 di SEA Games 2023