Keputusan Rehan untuk serius di bulu tangkis, dan dukungan dari kedua orangtuanya, sepertinya menjadi pendorong untuk maju. Sejak remaja, pemain ganda campuran peringkat 57 bersama Lisa Ayu Kusumawati ini sudah mendulang prestasi.
Ia pertama kali ikut kejuaraan nasional pada Astec Open 2014 nomor ganda remaja campuran dan berhasil menjadi runner up. Sejak itu, Rehan tidak pernah absen mengikuti perlombaan bulu tangkis setiap tahun.
Kejuaraan Dunia pertama yang diikutinya adalah Junior BWF 2017 dan mendapat medali perak. Setahun kemudian, ia mengikuti kejuaraan Junior BWF 2018 dan lagi-lagi menjadi runner up.
Baca Juga: Profil Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia di SEA Games Kamboja 2023 yang Sabet Medali Emas!
Salah satu emas pertamanya diraih saat mengikuti Asia Junior Championship 2017.
Namun, kejuaraan yang membuat Rehan menarik perhatian adalah saat mengikuti Hylo Open 2022 di nomor ganda campuran berpasangan dengan Lisa Ayu Kusumawati. Saat itu, mereka keluar sebagai juara pertama.
Hebatnya, Rehan/Lisa mampu mengalahkan tim China dengan poin 21-17 dan 21-15.
Sekarang, pasangan ganda campuran ini kembali berhasil meraih emas di ajang SEA Games 2023 dengan mengalahkan tim Malaysia, Yap Roy King/Cheng Su Yin.
Rehan Naufal Kusharjanto akhirnya mengikuti jejak sang ayah 28 tahun lalu, dengan mendapatkan emas di nomor yang sama. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Akting Dipocong Ternyata Nggak Gampang, Jourdy Pranata Sampai Mau Nangis!
Kenaikan Isa Almasih, Ketika Yesus Telah Menyelesaikan Karya dan Pelayanannya di Dunia
Daftar Pekerjaan yang Disebut Tak Akan Bisa Digantikan Kecerdasan Buatan (Untuk Sementara)
National University of Singapore Buka Kursus Online Gratis untuk Tingkatkan Profesionalisme Dunia Kerja
Waktu Negosiasi Berakhir, LockBit Sebar Data BSI di Situs Gelap
Pengabdian Amira Abdat, Jadi Satu-satunya Dokter Kandungan di Fakfak, Papua Barat