3 Hal yang Bikin Dwi Sasono Terkesan dengan Pendekatan Sutradara Losmen Melati The Series

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 21 Agustus 2023 | 21:21 WIB
Ada beberapa alasan yang membuat Dwi Sasono terkesan dengan pendekatan sutradara Mike Wiluan di Losmen Melati The Series. (Instagram @dwisasono)
Ada beberapa alasan yang membuat Dwi Sasono terkesan dengan pendekatan sutradara Mike Wiluan di Losmen Melati The Series. (Instagram @dwisasono)

PejuangKantoran.com - Setiap kali menerima tawaran main film, Dwi Sasono terbiasa untuk langsung mengecek apakah ceritanya menarik atau tidak. Hal yang sama dilakukannya untuk Losmen Melati The Series.

Walaupun Losmen Melati merupakan film horornya yang keenam, ia tetap melihat pesan apa yang ingin disampaikan dalam film. Dwi Sasono tidak mau mentang-mentang film horor sedang tren, setiap skrip horor yang masuk akan ia terima.

Begitu juga ketika ia memutuskan mengambil tawaran berakting di Losmen Melati The Series. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa Dwi Sasono mau terlibat di serial yang disutradarai Mike Wiluan ini.

Baca Juga: Dituntut Mengisap Rokok Klobot di Losmen Melati, Alexandra Gottardo: Kok Makin Sexy Suaraku?

“Kalau ceritanya aku jatuh cinta, baru aku tertarik. Biasanya, bukan aku yang pilih ya. Tapi, pada saat membaca naskah, yang mana yang membuat aku merasa terpanggil.

“Dari situ, baru dilihat turunannya, seperti karakternya seperti apa, tuntutannya seperti apa,” terang aktor kelahiran Surabaya, 30 Maret 1980 ini.

Kriteria di atas itu diterapkan saat mengambil proyek Losmen Melati, di mana ia berperan sebagai penyidik bernama Fadil. Saking jatuh cintanya dengan naskah Losmen Melati, Dwi membaca habis naskah tersebut dalam satu hari.

Selain itu, Dwi juga jatuh cinta dengan pendekatan sang sutradara dalam mempersiapkan karakter yang akan ia perankan.

Pertama, baru kali ini suami penyanyi Widi Mulia ini bekerja dalam produksi yang tidak mengharuskan dirinya melakukan proses reading di awal kerja.

“Aku di sini malah nggak reading di awal. Ini bagian dari konsep karena Fadil, peran aku di sini sebagai penyidik yang punya rasa ingin tahu tinggi tentang apa yang akan diselidikinya.

“Dan, aku butuh kesan pertama pada setiap lawan pemain. Karena kalau kita reading dan ketemu duluan, kan sudah terbangun chemistry.

Baca Juga: Lama Jadi Penyanyi Opera, Isyana Sarasvati Terharu Diajak Main di Petualangan Sherina 2

“Saat pemain lain ditemui, mereka perlu tahu, merasakan keasingan aku. Metode pendekatan seperti ini adalah hasil diskusi sama Mike, tidak ada reading!” serunya.

Penyebab kedua yang membuat Dwi Sasono jatuh cinta dengan film ini adalah visual yang diciptakan dalam bentuk set, yang menurutnya sangat impresif.

“Waktu pertama datang, aku takjub melihat set-nya yang dibuat sangat bagus. Bahkan, sengaja dibuat ada bau-bau menyan dan melati. Itu mungkin keisengan Alex yang menaruh itu di set.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X