sosok

Berbekal Playlist, Ersya Aurelia Memahami Karakter Ayu dalam Film Susuk: Kutukan Kecantikan

Senin, 4 September 2023 | 13:47 WIB
Saat syuting Susuk: Kutukan Kecantikan, Ersya Aurelia mendapat tips mendalami karakter dari penulis skrip Husein M. Atmodjo. (Instagram/@ersyaurel)

PejuangKantoran.comSusuk: Kutukan Kecantikan merupakan proyek film layar lebar ke-3 buat Ersya Aurelia.

Ersya, yang mengaku sudah lama tidak muncul dalam film panjang sejak Killers (2014), merasa banyak terbantu melalui diskusi bersama pemain, sutradara, dan acting coach untuk mendalami karakter Ayu.

“Ini fun fact sih! Saking banyaknya scene nangis Ayu di dalam film ini, aku sampai bikin range Ayu nangisnya seberapa,” ujar Ersya Aurelia, saat konferensi pers Susuk: Kutukan Kecantikan di Epicentrum XXI, Jakarta, Jumat (25/08/2023).

Baca Juga: Agnez Mo Urus e-KTP Sendiri ke Kelurahan, Warganet Langsung Heboh dengan Kemeja dan Celana yang Dipakainya

“Dari 1 sampai 10, skalanya berapa untuk setiap scene dan itu di-breakdown scene per scene. Kalau di adegan ini, menangisnya berapa. Semua dinilai sampai ending!” seloroh Ersya Aurelia.

Ada beberapa teknik yang harus ia lakukan yang menurutnya sangat membantunya berakting dalam Susuk: Kutukan Kecantikan.

Pertama, ia sangat terbantu dengan metode retelling the story yang mengharuskan pemain menuliskan pemahaman tentang karakter yang diperankan.

Ersya juga terinspirasi oleh cara kerja penulis naskah, Husein M. Atmodjo, yang kemudian ia terapkan sendiri sebagai bagian dari pendalaman karakter.

“Mas Monji (sapaan Husein M. Atmodjo, Red.) sempat sharing kalau dia punya playlist untuk bantu mood-nya selama menulis cerita ini.

“Dari situ, aku terinspirasi sendiri untuk membuat playlist dengan mindset, ‘What would Ayu listen to?’ Kayak apa playlist-nya Ayu ini? Dari situ, aku cukup terbantu sih untuk mendalami karakternya.”

Ada juga teknik akting lainnya yang dilatih selama proses reading yang dirasa Ersya juga sangat membantu.

Baca Juga: Nekad Mengunjungi Air Terjun di Lokasi Syuting Film Susuk, Jourdy Pranata Malah Ketempelan

Saat proses reading, ada sesi olah tubuh di mana Ersya dan Hana Malasan (pemeran Laras) harus saling mempercayakan diri satu sama lain. Misalnya, di adegan tertentu, Hana yang memimpin.

“Aku hanya ngikutin apa yang Kak Hana lakukan. Aku gerak sesuai… ngikutin gerak lawan. Di situ, kita harus percaya sepenuhnya sama lawan main kita.

"Dengan kita saling percaya, semuanya mengalir!” ujar aktris kelahiran Banten 7 Juni 2000 ini.

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB