“Mereka punya komitmen yang tinggi, tanggung jawab untuk melahirkan film yang sangat layak ditonton,” seru Pemeran Utama Pria Terbaik (2020) dari Indonesia Movie Actors Award untuk film 27 Steps of May ini.
Mau berakting lawan aktor muda atau seumuran, bagi Lukman yang terpenting adalah menikmati prosesnya. Sebelum syuting dimulai, semua pemain akan dikumpulkan dalam satu workshop untuk menyatukan visi.
“Bekerja dengan generasi yang berbeda buat gue nggak ada masalah, karena ada cerita yang dibangun. Ada sebab dan akibat, yang sebagai aktor, mau itu lawan mainnya siapapun, akan terjalin sebuah chemistry.”
Lukman kemudian memberi contoh, bahwa bisa bermain dalam satu produksi dengan Meriam Bellina yang sangat ia kagumi aktingnya di film Catatan Si Boy versi Onky Alexander, itu di luar dugaan.
Baca Juga: Berbekal Playlist, Ersya Aurelia Memahami Karakter Ayu dalam Film Susuk: Kutukan Kecantikan
Siapa yang sangka, ia malah bisa bekerja sama dan di judul film yang sejak dulu ia kagumi.
“Kalau bicara aktor, tidak bisa lagi ngomong ini aktor senior, itu aktor junior! Massanya beda. Yang lebih penting adalah bagaimana aktor itu bisa men-deliver karakter.
“Semua saling berhubungan, saling dukung, sehingga dari situ terciptalah kerja sama yang baik. Aktor-aktor muda ini malah nantinya yang akan menjadi aktor masa depan yang menjadi regenerasinya aktor-aktor sekarang,” pungkasnya. (Syanne Susita)