“Glenn Fredly, Ari Renaldi, adalah pahlawan dalam kehidupan aku, yang membawa aku masuk ke industri musik sampai sekarang ini. Itu sebabnya saya sangat kehilangan.
“Yang tidak mengenal beliau saja merasa kehilangan. Apalagi, kita sahabat-sahabatnya yang dekat dan erat sekali, yang punya banyak memori hangat dengan Kak Glenn,” ujar pemenang Best Pop Female Solo Artist dari Anugerah Musik Indonesia 2018 untuk lagu Harus Bahagia itu.
Yura mengatakan, sampai saat ini ia masih belum bisa menerima kenyataan bahwa Glenn Fredly telah pergi untuk selamanya. Ia masih bisa merasakan kehadirannya.
“Sebelum berpulang, Kak Glenn sempat ngomong sama aku, ‘Yura, Kak Glenn mau istirahat dulu ya? Sudah waktunya Kak Glenn di belakang layar saja untuk support Yura bersinar!’.
“Aku mikir, kan nggak mungkin Kak Glenn cuma di belakang layar. Nggak percaya rasanya. Tapi, dia bilang mau beristirahat.
Baca Juga: Boyband-nya Sempat Dihujat Warganet Habis-habisan, Morgan Oey: It's A Blessing in Disguise
“Dari kalimat itu, yang aku tidak sadar dan menyesal, artinya istirahat untuk selama-lamanya. Karena beberapa hari kemudian, beliau benar-benar tidak ada meninggalkan kita semua,” kenangnya.
Ketika Yandy Laurens mengajaknya berkolaborasi di film Jatuh Cinta Seperti Di Film-Film, ada persamaan perasaan yang ia rasakan di lagu dengan jalan cerita filmnya yang juga bercerita tentang kehilangan.
“Ketika lagu ini berjodohnya dengan Yandy dan film ini, aku merasa memang cerita yang dibuat Yandy sangat relate dengan aku dan apa yang terjadi dalam sudut memori,” pungkasnya. (Syanne Susita)