PejuangKantoran.com - Banyak yang belum tahu bahwa tiap 18 Oktober 2023 diperingati sebagai Hari Menopause Sedunia. Ini merupakan salah satu hal yang mungkin paling ditakuti oleh perempuan, terutama mereka yang masih bekerja.
Mengapa? Menurut studi dari Mayo Clinic, yang menganalisis tanggapan lebih dari 4.400 wanita berusia 45 – 60 tahun, ditemukan bahwa hampir 11% dari mereka melaporkan kehilangan pekerjaan dalam 12 bulan terakhir karena gejala menopause, seperti hot flashes dan gangguan tidur.
Gejala tersebut menyebabkan kelompok usia ini mengeluarkan biaya tambahan sebesar $24,8 miliar setiap tahunnya.
Pada 2021, survei terhadap 2.500 wanita dari perusahaan telehealth Gennev menemukan bahwa 99% wanita pada tahap ini tidak mendapatkan tunjangan menopause apa pun di tempat kerja.
Baca Juga: YouTuber Tetap Harus Membayar Pajak Penghasilan, tapi Bagaimana Skema Pajak yang Berlaku?
Dari hasil surveinya, Mayo Clinic menyatakan bahwa perempuan dengan gejala menopause penting untuk mendapatkan peningkatan perawatan medis dan lingkungan kerja yang lebih mendukung saat sedang menjalani tahap kehidupan universal ini.
“perempuan mungkin memilih keluar dari pekerjaan dan akibatnya keluar dari jalur pengembangan kepemimpinan, yang mengidentifikasi alasan yang mungkin tidak diketahui atas bocornya jalur kepemimpinan dan kurangnya perempuan dalam posisi kepemimpinan senior," jelas laporan tersebut.
Menurut survei yang dilakukan pada 2022 terhadap pekerja perempuan Amerika Serikat berusia 40 – 55 tahun, hampir sepertiganya mengatakan akan mempertimbangkan beralih ke pekerjaan paruh waktu, sementara 22% mempertimbangkan untuk pensiun dini.
Bahkan, survei lain di Inggris menemukan bahwa 18% perempuan yang mengalami menopause berpikir untuk berhenti dari
Cara mengatasi gejala menopause di tempat kerja
Bagian penting dari strategi ini adalah menjaga diri sendiri. Cara untuk membantu mengelola gejala menopause yang dirasakan saat bekerja adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Yang Bikin Prilly Latuconsina Puas Bertindak sebagai Produser Series I Don't Love Him
- Beri dirimu banyak waktu. Jangan terburu-buru karena terlambat atau kekurangan waktu yang kemungkinan besar akan menyebabkan hot flashes.
- Tetap terhidrasi. Siapkan air dingin dan minumlah segera setelah merasakan semburan panas datang. Pertimbangkan untuk menggunakan cangkir berinsulasi agar air tetap dingin.
3.Simpan tisu basah dan kipas portabel. Taruh di tas dan laci meja untuk membantu menenangkan diri.
Artikel Terkait
Jangan Panik Kalau Kamu Ditanya Pertanyaan Tak Masuk Akal saat Wawancara Kerja
Canberra Kekurangan Guru Bahasa Indonesia, UPI Kirim Dosen Muda sebagai Guru Bantu di Adelaide
Brain Teaser Question yang Kerap Ditanyakan Google dan Apple pada Pelamar Saat Wawancara Kerja
Jangan Salah Pilih Teman, Ini 3 Tipe Teman yang Bisa Mempengaruhi Kesuksesan Dirimu
Batik Durian Lubuklinggau: Dokumentasi Perjalanan Mengembangkan Batik “From Scratch"
Yang Bikin Prilly Latuconsina Puas Bertindak sebagai Produser Series I Don't Love Him
Jangan Malas Naik Turun Tangga di Kantor, Bisa Membantu Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular!
Philip Morris International Buka Lowongan Brand Executive Jakarta, Indonesia Commercial
Film Horor 'Indigo: What Do You See' Tampilkan Amanda Manopo sebagai Seorang Indigo
YouTuber Tetap Harus Membayar Pajak Penghasilan, tapi Bagaimana Skema Pajak yang Berlaku?