PejuangKantoran.com - Astana Oetara di Kota Solo Surakarta dan kenangan akan Mangkunegara VI mengemuka pada Sabtu (18/11/2023).
Gugus Tugas Komunikasi Astana Oetara dalam keterangan tertulis resminya menyebut bahwa Astana Oetara dan Mangkunegara VI kali ini bersamaan momentumnya dengan hari ulang tahun atau HUT bertahta atau jumenengan ke-127 Mangkunegara VI.
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara VI memiliki nama asli Gusti Raden Mas (GRM) Soeyitno.
Mangkunegara VI memerintah Kadipaten Mangkunegara dalam periode waktu 1896 hingga 1916.
Astana Oetara adalah warisan Mangkunegara VI sampai sekarang yang memiliki simpanan memori kolektif bermakna penting melengkapi narasi sejarah Indonesia, setidaknya, dalam tiga fase atau masa.
Ketiga fase atau masa berkait dengan Astana Oetara dan Mangkunegara VI adalah Kolonialisme, Kebangkitan Nasional, hingga Reformasi saat ini.
Mangkunegara VI yang juga putra keempat dari Mangkunegara IV adalah tokoh di balik pembangunan Astana Oetara hingga rampung .
Astana Oetara jugalah yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Mangkunegara VI dan keturunannya berikut para pegawai Mangkunegaran yang dianggap berjasa besar dalam masa kepemimpinan Mangkunegara VI.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta melalui Surat Keputusan atau SK 432.22/50.1 Tahun 2021 telah menetapkan Astana Oetara sebagai Situs Cagar Budaya.
Catatan tanggal penetapan Astana Oetara sebagai Situs Cagar Budaya itu terjadi pada 21 Mei 2021.
Astana Oetara dan Mangkunegara VI
Situs Cagar Budaya Astana Oetara terletak di Kelurahan Nusukan, Surakarta.
Keterlibatan keluarga besar Mangkunegara VI dan masyarakat sekitar pada peringatan ke-127 jumenengan ini kentara terlihat.