Baginya, berapa tawaran honor tidak pernah menjadi pertimbangannya dalam menerima tawaran film. Baginya, naskah, sutradara dan karakter adalah tiga hal yang pasti ia lihat pertama kali setiap kali mendapat tawaran proyek film.
Begitu juga, soal genre film. Ia tidak pernah mematokkan sebagai artis di genre tertentu.
“Honor, bayaran atau hal seperti itu tidak pernah saya lihat sebagai penentu. Kriteria saya menerima satu projek akting, pertama skripnya!" ucapnya.
Baca Juga: Ini Jobdesk Engineer dan Analyst, Sama-Sama Bekerja dengan Data tapi Beda Fokus
"Karena menurut saya skrip itu bible-nya dari sebuah film. Skrip itu seperti apa, yang mengerjakan siapa, karakternya menarik atau tidak, bisa atau tidak saya lebarkan range akting dari karakter yang pernah saya mainkan."
"Apakah punya karakteristik yang sama atau berbeda dari yang sebelumnya. Kurang lebih itu sih yang menjadi dasar pertimbangan saya. Sebagai aktris, saya tidak mematokan sebagai artis di genre tertentu. Misalnya, horor doang, drama doang. Ketika itu klik di saya, ya I wanna do it!” (Syanne Susita)