PejuangKantoran.com - Barangkali tak ada yang menyadari bahwa sejak 1 Februari 2024 lalu, tim sukses Prabowo-Gibran, Prabu Revolusi, telah diangkat sebagai Komisaris Independen di PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).
Pada halaman profil KPI di situs web Pertamina, foto Prabu Revolusi pun sudah terpasang dalam jajaran para anggota dewan komisaris di PT Kilang Pertamina Internasional.
Baca Juga: 3 Tanda Pekerjaan Kamu akan Digantikan Orang Lain, Cara Halus Perusahaan Melakukan Quiet Firing
Sekadar info, PT Kilang Pertamina Internasional merupakan anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environment, Social & Governance).
Diangkatnya Prabu Revolusi sebagai Komisaris Independen PT Kilang Pertamina Internasional ini cukup mendapat perhatian, mengingat sepak terjangnya beberapa bulan terakhir.
Pria yang sejak Juli 2021 menjadi News Director di MNC Media pimpinan Hary Tanoe ini sebelumnya menjabat sebagai Deputi Komunikasi 360 dalam TPN Ganjar-Mahfud. Pada 18 Desember 2023, Prabu dilaporkan dipecat dari jabatannya tersebut.
Menurut Juru Bicara (Jubir) TPN Ganjar-Mahfud, Chico Hakim, salah satu alasan Prabu dipecat sebagai anggota timses karena dinilai tak memiliki strategi yang kuat dalam menjalankan tugasnya.
Baca Juga: Sah! Rekrutmen Polisi Difabel Disahkan dan Jadi yang Pertama di Asia
"Salah satu alasan Prabu diberhentikan dari jabatannya sebagai deputi karena kurang munculnya strategi yang punya keunggulan dari kedeputian selama dia pimpin," kata Chico Hakim, seperti dikutip VIVA, Desember lalu.
Begitu diberhentikan dari jabatan Deputi Komunikasi 360 dalam TPN Ganjar-Mahfud, Prabu dikabarkan langsung beralih mendukung TKN Prabowo-Gibran.
Pada bulan yang sama, Prabu terlihat mendampingi kunjungan Gibran Rakabuming Raka ke Kalimantan Timur. Namun Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menyebut bahwa Prabu tidak masuk struktur resmi TKN.
Profil Prabu Revolusi
Baca Juga: Hati-hati Kalau Suka Minum Kopi Pakai Kental Manis, Ini Bahaya yang Mengintai
Prabunindya Revta Revolusi, nama lengkapnya, lahir di Bandung, 16 Juni 1980. Ia lulus dari Fakultas Teknik dari ITB jurusan Teknik Fisika (2004).
Prabu lalu meraih gelar Master of Science jurusan Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, dan Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Sahid Jakarta.