sosok

Beralih Jadi Investor, Arifin Putra Sebut Kerja Bareng Perusahaan Bakal Berdampak Lebih Besar untuk Lingkungan

Selasa, 16 April 2024 | 08:00 WIB
Arifin Putra tengah menikmati peran barunya sebagai investor. (Instagram.com/@arifinputra_)

PejuangKantoran.com - Akhir-akhir ini, tak banyak film yang dibintangi Arifin Putra. Aktor kelahiran Mainz, Jerman 1 Mei 1987 ini, ternyata sedang asyik-asyiknya menekuni passion terbarunya sebagai investor.

Baginya, ada kepuasan tersendiri saat menekuni peran tersebut.

Baca Juga: Sudah Dibuka Lagi: Program Magang Mahasiswa 2024 di Kementerian Keuangan Periode Ke-2

“Sebagai investor sekaligus mentor, kita perlu memimpin dan menuntun pelaku start-up atau perusahaan yang kita danai.

"Apa yang jadi visi mereka kita bantu wujudkan jadi kenyataan. Nah, itu yang seru!” ujar Arifin Putra.

Ada beberapa perusahaan yang pernah ia ajak kerja sama, baik dari dalam maupun dari luar Indonesia. Dalam menyeleksi perusahaan yang akan ia kucurkan dana investasi, ada kriteria khusus yang ia perhatikan.

“Kalau dalam investasi, aku mencari pihak yang bisa memberi impact. Entah itu dampak sosial atau dampak lingkungan.

Baca Juga: Jaga-jaga, Perangkat AI Siap Menggantikan Posisi Entry-Level Di Lembaga-lembaga Keuangan Besar

"Di Indonesia, lebih banyak dampak sosialnya, seperti dampak kesejahteraan masyarakat sekitar atau bagian masyarakat rentan.

"Kalau di luar, memang lebih banyak ke dampak lingkungan,” terang aktor yang memulai karirnya sebagai VJ MTV itu. 

Soal dampak lingkungan ini yang membuat dirinya banyak menjalin kerjasama dengan perusahaan luar negeri. Hal itu berkaitan dengan kepeduliannya dengan lingkungan yang sejak dulu sering ia tunjukkan melalui akun media sosialnya.

“Mungkin bisa dibilang kegiatan aktivis aku sekarang lebih ke arah itu. Karena dulu mencoba jadi aktivis sendiri dengan posting atau recycling. Walau itu sampai sekarang masih dijalanin, aku lihat dampaknya kecil.

Baca Juga: Bekerja dari Cappadocia Bukan Impian Lagi: Turki Tawarkan Visa Digital Nomad untuk Pekerja Asing

"Tetapi kalau misalnya aku investasi pada perusahaan yang memiliki visi dan misi yang bagus, dampaknya jelas akan luas!” seru aktor keturunan Jerman dan Sunda itu.

Ia kemudian mengambil contoh perusahaan yang menarik untuk diajak kolaborasi. Salah satunya Sampangan, perusahaan yang mengelola sampah.

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB