"Mereka mengambil dari sampah industri dan mengolahnya menjadi produk seperti arang atau pupuk. Mereka mengelola itu semua.
"Aku merasa kalau aku bantu menginvestasi atau sebagai mentor, dampaknya (ke lingkungan) menjadi semakin luas,” ujar Arifin, optimis.
Itu sebabnya aktor yang akan muncul dalam film The Architecture of Love ini tidak mau lagi disebut sebagai penggiat atau aktivis lingkungan hidup. Sebab, cara berpikir untuk melakukan perubahan yang berdampak telah berubah.
Baca Juga: 6 Tanda Kamu Ditakdirkan Menjadi Pemimpin, yang Belajar dari Pengalaman dan Menghadapi Kesulitan
Sebagai investor, ia tidak hanya menyeleksi mana saja perusahaan yang bisa berdampak atau tidak. Ia kadang bertindak sebagai penyambung perusahaan besar dan perusahaan kecil.
Meskipun bisa dibilang masih sebagai aktivis, namun cara yang dipakainya sudah agak beralih. Misalnya, membantu mencarikan duta untuk perusahaan startup yang memerlukannya untuk menyampaikan pesan.
"Atau jika ada yang butuh pendanaan, kalau aku ada dananya akan aku bantu. Atau kalau (dananya) besar, aku akan koneksikan dengan perusahaan yang potensial untuk mengucurkan dana yang dibutuhkan,” tutupnya. (Syanne Susita)