PejuangKantoran.com - Tepat di usianya yang ke-20, Gabriel Prince mengumumkan peluncuran single Sunday, berikut video klip format film pendek berdurasi 14 menit 14 detik.
Jika dilihat dari durasi dan kualitasnya, video klip ini terbilang cukup ambisius dan membuktikan keseriusan Prince. Single baru tersebut ditulis dan dibuat bersama Kaleb J dan produser Belanegara Abe dengan genre soul.
Di usianya yang terbilang muda, artis kelahiran Surabaya, 7 Juli 2004, ini memantapkan hati berkarir sebagai penyanyi.
Baca Juga: Buat yang Jago Bahasa Korea, Ada Lowongan Jadi Staf Administrasi di Kedutaan Besar Korea di Jakarta
“Sekarang aku mau fokus berkarya, sudah beranjak dewasa. Sudah saatnya aku serius meniti karirku,” ungkapnya saat konferensi pers peluncuran single Sunday di Plaza Indonesia XXl, Jakarta, Rabu (10/07/2024).
Uniknya, Prince menggunakan lirik lagu dalam bahasa Inggris. Ia mengungkapkan alasannya tidak membuat lirik dalam bahasa Indonesia.
Selain merupakan target pribadinya untuk go international dan menyasar pada penggemar-penggemarnya di luar negeri, bahasa Indonesia baru ia kuasai secara fasih sekitar empat tahun terakhir.
“Fun fact, aku baru mulai lancar bahasa Indonesia empat tahun yang lalu, pas pertama kali terjun ke dunia hiburan. Struggle aku berbahasa Indonesia itu di artikulasi.
“Alasan kenapa tidak fasih, karena dari dulu sekolah di sekolah internasional dan di rumah, terbiasa ngomong dalam bahasa Inggris,” jelas Gabriel Prince, yang baru saja menyelesaikan syuting film Laut Tengah di Korea.
Single Sunday sendiri terinspirasi dari pengalaman pribadinya, di mana setiap liriknya merupakan curahan hati akan apa yang ia alami.
Yaitu ketika ada seseorang yang menyatakan cinta padanya, namun ia tidak merasakan hal yang sama karena hanya menganggapnya sebagai sahabat.
Ada perasaan ragu karena belum siap berkomitmen, namun di sisi lain ia tidak mau kehilangan teman dekat serta semua kenyamanan yang ia rasakan selama menjalin persahabatan.
Prince berharap tema cinta tak berbalas itu bisa relate dengan para pendengar musik.
“Dibandingkan dengan single-single aku yang sebelumnya, lagu ini agak berbeda. Dulu lebih ke ballad dan slow (tempo). Kali ini, aku justru eksplor ke genre R&B.