Keluarga Hartono membeli saham BCA setelah keluarga Sudono Salim atau Liem Sioe Liong, kehilangan kendali atas bank tersebut selama krisis ekonomi Asia tahun 1997-1998.
Perusahaan tersebut lalu berkembang pesat di bawah kepemimpinan Hartono bersaudara, di mana Bank Central Asia juga menjadi bank swasta terbesar di Indonesia.
Diversifikasi usaha keluarga Hartono kini mencakup elektronik (merek Polytron), agribisnis, dan real estat utama di Jakarta. Mereka juga merambah ke sektor e-commerce dengan online mall Blibli.
Baca Juga: Pesan Menteri Imigrasi Kanada untuk Pelajar Asing: Anda Tidak Bisa Semua Tinggal Di Sini
Michael dan Budi Hartono mendaftarkan Global Digital Niaga, induk dari raksasa e-commerce Blibli, yang mengumpulkan dana sebesar 510 juta dollar (Rp8 triliun) dalam IPO terbesar kedua di Indonesia pada tahun 2022.
Menurut Bloomberg, keluarga Hartono memiliki kekayaan kolektif sebesar 44,8 miliar dollar pada 19 Januari, menjadikan mereka keluarga terkaya kedua di Asia.
Ketajaman bisnis keluarga mereka terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.