President Director and CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Dyonisius Beti, mengatakan bahwa gelar juara dunia Aldi bisa menjadi awalan yang positif bagi pembalap-pembalap muda Indonesia di masa mendatang.
Meski ia menyebut bahwa pencapaian ini tak diperoleh dengan instan. Dibutuhkan waktu dan pembinaan selama berpuluh-puluh tahun untuk mendapatkan prestasi dunia, seperti Aldi.
"Perjalanan ini tak gampang. Yamaha Indonesia terus membina bakat dan perjalanan kami panjang lebih dari 40 tahun dari Yamaha Race, bahkan 21 tahun lalu kami ingin membawa Indonesia ke MotoGP,” ujarnya.
Baca Juga: 800 Kg Durian Lemahabang Pekalongan Ludes dalam 3 Jam di Area Bazaar UMKM BRILian!
Dyonisius melanjutkan, “Tapi setelah 21 tahun juga, Aldi mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjadi juara dunia di WorldSSP 300."
Menurutnya, banyak pembalap Indonesia yang memiliki bakat alam. Namun, mereka tentu saja harus rutin dibina dan dibangun kemampuannya, seperti di Spanyol.
Dengan begitu, ia berharap Indonesia, khususnya tim Yamaha, bisa mencetak juara-juara dunia lagi, seperti Aldi Satya Mahendra. (Elga Windasari)