sosok

Ganjar Pranowo Soal Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20: “Ini Konstitusi!”

Senin, 15 Mei 2023 | 12:29 WIB
Ganjar Pranowo buka suara soal dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20. (Twitter/ganjarpranowo)

PejuangKantoran.com - Para pecinta sepak bola pasti masih ingat betapa kecewanya saat Indonesia akhirnya dibatalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 beberapa waktu lalu.

Saat itu, Ganjar Pranowo menjadi salah satu tokoh yang paling “disalahkan” oleh banyak orang. Alasannya karena saat itu ia dengan tegas menolak kehadiran Israel sebagai salah satu peserta Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Baca Juga: Terbongkar, Alasan Aghniny Haque Tolak Main Film Horor Lagi Usai Kajiman: Iblis Terkejam Penagih Janji

Pendapat inilah yang akhirnya membuat FIFA akhirnya membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Saat menjadi bintang tamu di Kick Andy, sang pembawa acara Andy F. Noya bertanya, apakah pendapatnya itu berarti Ganjar Pranowo setuju bahwa urusan politik boleh dicampuradukkan dengan olahraga?

Gubernur Jawa Tengah ini lalu menjawab dengan memberikan beberapa contoh: Afrika Selatan saat masih melakukan politik apartheid, tidak boleh ikut sepak bola.

Rusia yang menyerang Ukraina tidak diperbolehkan ikut sepak bola; bahkan Indonesia juga pernah dihukum oleh FIFA karena pemerintah mengintervensi PSSI pada 2015.

Menurutnya, semua kejadian tersebut berkaitan dengan politik.

Ini berkaitan dengan konstitusi Indonesia

Ganjar juga mengatakan bahwa dengan menolak Israel bermain di Indonesia itu adalah suatu sikap bahwa negara kita memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara tersebut.

Politisi berusia 54 tahun itu mengajak untuk mengingat sejarah bahwa Palestina termasuk negara pertama yang mengakui Indonesia merdeka. Saat ini, Indonesia juga masih memiliki semangat untuk melawan segala bentuk penjajahan di dunia.

“Dan itu sebuah spirit yang kemudian kita dorong, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Ini konstitusi. Kalau kita tidak punya prinsip tersebut, apa yang harus dilakukan?” ujarnya.

Baca Juga: Mengejutkan! Ini Rahasia Akhir Pekan yang Lebih Menyegarkan, Bukan Istirahat Total

Selain itu, Peraturan Menteri Luar Negeri juga mengatakan bahwa Israel memang tidak boleh masuk ke Indonesia. Apalagi jika nanti ada pengibaran bendera atau dinyanyikannya lagu kebangsaan mereka, hal itu tidak diperbolehkan menurut aturan.

Itulah mengapa ia menyebut peristiwa para anggota DPR yang ke Bali dan mengibarkan bendera Israel di sana, merupakan suatu kecolongan dan kesalahan.

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB