sosok

Luna Maya Blak-blakan Soal Pengelolaan SDM yang Jadi Tantangan Terberat sebagai Pengusaha

Kamis, 8 Juni 2023 | 10:05 WIB
Luna Maya menikmati pekerjaannya sebagai pengusaha, walaupun cukup tertantang dengan masalah pengelolaan SDM. (Instagram.com/@lunamaya)

PejuangKantoran.com - Luna Maya saat ini dikenal sebagai aktris dan pemain film. Namun sejak berkiprah di dunia hiburan di tahun 1999, sebenarnya banyak pekerjaan yang dijalaninya.

Aktris kelahiran Denpasar, 26 Agustus 1983 ini mengawali kariernya sebagai model. Setelah itu barulah Luna Maya menjadi aktor, presenter, penyanyi, pembicara tamu, brand ambassador atau KOL (key opinion leader), hingga sekarang menjadi pengusaha.

Sebagai pengusaha, Luna Maya memiliki banyak sekali jenis usaha dan label merek seperti TS Media (bisnis di media digital), Luna Habbit (fashion label), dan Nama Beauty (kosmetik).

Baca Juga: Sudah Meraih Piala Citra, Marthino Lio Tidak Peduli Jika Hanya Muncul Sekilas dalam Film

Merek terakhir ini ia rintis sejak tahun 2018 setelah terinspirasi dari teman-teman selebriti seperti Ussy Susilawati yang telah lebih dulu meluncurkan produk-produk kosmetik dan perawatan wajah.

Dari semua pekerjaan yang pernah dan masih dijalankan, Luna menyebutkan tiga pekerjaan yang sangat ia nikmati sekarang ini.

Pertama, sebagai aktris, lalu sebagai pengusaha, dan yang terakhir sebagai KOL. Sebab sebagai KOL, ia bisa menyalurkan kesukaannya jalan-jalan keliling dunia.

“Yang paling enjoy tentu saja sebagai aktor di mana ini pekerjaan yang sudah aku tekuni sejak lama. Kalau modelling, itu bisa dibilang sebagai batu loncatan. Bukan tidak suka, tapi jiwaku merasa tidak begitu cocok.

“Kedua, as an entrepreneur pastinya karena ini role baru. Sejak beberapa tahun lalu, aku benar-benar terjun dan selalu ada di kantor,” terang aktris yang sedang digosipkan berpacaran dengan aktor Maxime Bouttier itu.

Baca Juga: Bukan Tema Perselingkuhan yang Bikin Marthino Lio Menikmati Syuting Detektif Jaga Jarak

Menekuni pekerjaan sebagai pengusaha, Luna Maya mengaku belajar banyak hal, terutama soal pengelolaan SDM yang menurutnya cukup menantang.

“Yang paling challenging adalah pengelolaan SDM. Mencari SDM yang tepat, yang mau bekerja sama kita itu sangat challenging.

"Mencari yang bagus, harganya sudah mahal karena posisi dan pengalaman sudah sangat-sangat di atas,” katanya, saat menjadi pembicara di Beautyfest Asia, The Ritz-Carlton, Jakarta, Jumat (2/6/2023) lalu.

Namun sebagai entrepreneur, Luna berpendapat kalau tidak punya kekuatan membeli SDM yang mahal dan berpengalaman, haruslah mencari SDM yang mau sama-sama membangun.

“Cuma triknya, kita harus micromanage. Jadi, sama-sama nurturing. Setiap harinya di-push, dibimbing supaya mereka berkembang bersama. Itu memang memakan waktu tapi bukan tidak mungkin.”

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB