Namun, saat ini masyarakat Amerika sudah menghargai perbedaan dan ia sangat merasakannya.
Pelantun Coke Bottle itu juga menjelaskan tentang tato yang bertuliskan “Bhinneka tunggal Ika” miliknya.
Agnez menyebut bahwa itu adalah prinsip negaranya, Indonesia, yaitu bermakna persatuan dalam keberagaman. Dan, ia hidup dengan prinsip tersebut.
Bersenang-senang dengan Get Loose
Saat ditanya apakah dirinya memiliki tekanan saat merilis Get Loose setelah sebelumnya sukses dengan lagu Patience, Agnez bilang ia tidak melihatnya seperti itu.
“Aku merasa musik adalah perjalanan yang pribadi, aku selalu melihatnya sebagai buku harian visual, dan aku merasa itu hanya satu-satunya pelarianku dengan apa pun yang terjadi di dunia ini,” jelasnya.
Saat membuat lagu, ia hanya berusaha menikmati dirinya sendiri dan membuatnya terinspirasi setiap kali ke studio.
Agnez menegaskan, “Aku hanya meneruskan apa yang sudah aku lakukan selama 30 tahun ini.”
Melalui kolom deskripsi di YouTube Agnez Mo, ia menulis rasa bahagianya ketika merilis lagu yang disebut menjadi salah satu karya terbaiknya.
“Harus aku bilang bahwa mungkin ini karya terbaikku sejauh ini, tetapi kegembiraan yang dibawakan lagu ini kepadaku ada di level lain,” tulisnya.
Menurutnya, menciptakan musik tanpa rasa takut dan tanpa batas dengan orang yang ia cintai adalah inti dari perjalanan musiknya.
Ciara yang berkolaborasi dengannya juga bilang, “Aku kagum dengan visi kreatif Agnez sebagai seorang artis. Jadi ketika dia meminta aku untuk tampil di lagu ini, aku tahu itu akan menyenangkan.”
Single terbaru Agnez Mo, Get Loose, bisa dinikmati di berbagai aplikasi streaming musik dan musik videonya bisa disaksikan di YouTube. (Elga Windasari)