“Aku belum pernah mengalami itu. Paling yang pernah dialami sebatas putus cinta. Kalau ini (Joshua), perasaannya sudah next level. Sejauh mana kita mau bawa karakter ini. Itu lumayan sulit.
"Bahkan, sampai pas syuting pun aku masih meraba. Gimana ya caranya supaya lebih mendekati? Aku diskusi sama Kak Nataya Bagya (penulis skenario), bagaimana nih pekerjaan Joshua, habit-nya seperti apa, biar dibentuknya believable. Jourdy menjadi Joshua,” serunya.
Meskipun cukup besar tantangan untuk memerankan sebuah peran yang cukup kompleks tersebut, ada beberapa hal yang membuat Jourdy percaya diri untuk terlibat dalam project ini.
“Saya yakin join karena ada Pak Monty Tiwa yang kita percaya bisa membawa para pemain mendekati cerita yang sudah dibuat dengan jempolan! Yang paling penting adalah, tahu lawan mainnya siapa.
Ketika diberitahu bahwa ia akan mendapat lawan main seperti Anggika Bolsterli dan Salshabilla Adriani, Jourdy jadi makin yakin.
"Aku belum pernah kerja bareng mereka. Tapi aku tuh nonton film-film mereka. Anggika, Salsha, kalau sudah cerita drama, sudah dikunyah sama mereka,” tukasnya. (Syanne Susita)