sosok

7 Fakta tentang Bob Marley, yang Lagunya Dinyanyikan Cakra Khan di America’s Got Talent

Kamis, 20 Juli 2023 | 20:56 WIB
Bob Marley, legenda reggae yang lagunya membawa Cakra Khan lolos audisi America's Got Talent. (WSJ.com/Redferns)

PejuangKantoran.com - Cakra Khan berhasil memukau empat juri America’s Got Talent setelah menyanyikan No Woman, No Cry, lagu milik mendiang Bob Marley.

Di luar dugaan, lagu lama yang dulu disebut Cakra Khan selalu diputar mendiang ayahnya, itu berubah menjadi lagu sendu saat dinyanyikannya.

Suara serak Cakra Khan saat melantunkan lagu itu berhasil memesona empat juri America’s Got Talent, yaitu Simon Cowell, Heidi Klum, Sofia Vergara, dan Howie Mandel, yang langsung memberinya kesempatan untuk maju ke babak selanjutnya.

Baca Juga: Suara Serak Cakra Khan Memukau Para Juri America’S Got Talent, 4 Yes pun Disabet!

Profil Bob Marley

Lantas siapa sebenarnya mendiang Bob Marley, legenda reggae yang baru berusia 36 tahun ketika meninggal dunia pada 1981 akibat melanoma, kanker kulit yang paling serius?

Bob Marley tidak hanya menjual jutaan album —album Legend retrospektifnya bertengger lebih dari 570 minggu di tangga lagu Billboard Top 200 sejak debutnya pada tahun 1984. Ia juga menerima Medali Perdamaian PBB dari Dunia Ketiga pada 1978.

Penyanyi bernama asli Robert Nesta Marley ini secara anumerta dimasukkan ke dalam Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 1994.

BBC memproklamirkan lagunya, "One Love" sebagai Lagu Milenium. Lalu pada tahun 2001, Bob dianugerahi Lifetime Achievement Award di Grammy Award.

Musiknya terus menginspirasi dan memengaruhi dunia musik, mode, politik, dan budaya di seluruh dunia. Tujuh fakta tentang Bob Marley di bawah ini menunjukkan betapa dia menjalani kehidupan yang luar biasa penuh dalam waktu yang sangat singkat.

Dihina dengan julukan "Bocah Kulit Putih"

Bob Marley dilahirkan pada 6 Februari 1945, di Paroki St. Ann, Jamaika, dari ayah seorang kapten angkatan laut Inggris berkulit putih bernama Norval Sinclair Marley, yang saat itu berusia hampir 60 tahun.

Ibunya, Cedella, adalah seorang gadis desa berusia 19 tahun. Karena ras campurannya, Bob diintimidasi dan secara hina dijuluki "Bocah Kulit Putih" oleh tetangganya.

Namun, kelak Bob mengatakan pengalaman tersebut membantunya mengembangkan filosofi ini, "Saya tidak berada di pihak orang kulit putih, atau pihak orang kulit hitam. Saya di pihak Tuhan."

Baca Juga: Rey Mbayang Akui Kerap Beda Pendapat Soal Pengasuhan Anak dengan Dinda Hauw

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB