sosok

Terpilih Lagi Jadi Hakim di Amerika, Marissa Hutabarat Bikin Orang Se-Indonesia Ikutan Bangga

Senin, 28 Agustus 2023 | 12:56 WIB
Kabar Marissa Hutabarat sebagai perempuan Batak pertama yang menjadi hakim di Amerika, kembali mencuat. (Orleanscivildistrictcourt.org)

PejuangKantoran.com - Beberapa tahun lalu nama Marissa Hutabarat mencuat sebagai perempuan berdarah Batak pertama yang menjadi hakim di Amerika.

Kini, kabar mengenai Marissa Hutabarat kembali membuat orang Indonesia ikut bangga karena kiprahnya di luar negeri.

Kemungkinan berita ini kembali muncul lantaran Marissa Hutabarat baru saja terpilih kembali menjadi Hakim Divisi B Pengadilan Distrik Sipil Paroki New Orleans di Louisiana. Ia bertugas mulai 4 April 2023 lalu hingga 31 Desember 2026.

Baca Juga: Yesaya Abraham Bingung Disapa Asep oleh Penggemarnya, Usai Memastikan Bergabung di Galaksi

Sebelumnya, pada 15 Agustus 2020, Marissa Hutabarat juga telah memenangkan pemilihan mengungguli Sara Lewis menjadi hakim di Pengadilan Tingkat Pertama Kota New Orleans, menggantikan Hakim Nadine Ramsey.

“Ini bukan ruang sidang hakim, (ruang sidang) ini milik rakyat. Sebagai hakim, saya akan memastikan suara orang-orang didengar dan benar-benar merasa seperti didengarkan ketika mereka menjalani hari (melakukan proses persidangan) di pengadilan,” katanya.

Perjalanan panjang Marissa Hutabarat sebelum menjadi hakim

Perempuan berambut panjang ini merupakan seorang alumnus Loyola University New Orleans College of Law. Ia memang mengaku bercita-cita jadi hakim sejak masuk fakultas hukum.

Tak hanya lulus dari fakultas tersebut, Marissa ternyata memiliki double degree dengan gelar Bachelor of Science in Psychology dari DePaul University College of Art and Sciences, Chicago, Illinois.

Setelah menamatkan pendidikannya di Loyola University New Orleans College of Law pada 2010, ia menuntaskan magang yudisial dengan Hakim Roland Belsome dari Pengadilan Banding Negara Bagian Louisiana, Fourth Circuit.

Setelah itu, perempuan berdarah Indonesia-Tionghoa-Thailand ini bekerja sebagai Associate Attorney di Glago Williams, L.L.C., dengan kekhususan dalam kasus litigasi perdata.

Baca Juga: Ketika Puteri Indonesia Keranjingan Trifting, Lindungi Bumi dari Sampah Tekstil

Kasus yang ditanganinya termasuk cedera pribadi seperti kecelakaan mobil, malpraktik medis, dan sengketa asuransi. Bahkan, pada kasus terbaru, ia terlibat dalam advokasi klien yang terkena dampak kasus keruntuhan Hard Rock.

Saat inilah cita-cita untuk menjadi hakim di pengadilan perdata kota New Orleans muncul. Ia mengatakan. “Misi saya adalah untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya.”

Bangga memiliki darah Indonesia

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB