PejuangKantoran.com - Persaingan Microsoft dan Google dalam mengembangkan mesin pencari yang didukung chatbot saat ini membuat kita seperti menatap persaingan antara dua CEO yang sama-sama berdarah India: Satya Nadella (Microsoft) dan Sundar Pichai (Google).
Menarik untuk diketahui mengapa perusahaan teknologi teratas di AS cenderung mengangkat CEO asal India, dari Microsoft, Google, IBM (Arvind Khrisna), hingga Adobe (Shantanu Narayen).
Hal ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. India secara khusus memberikan sejumlah besar bakat dalam bidang teknik kepada perusahaan-perusahaan Amerika. Tetapi apakah ada faktor lain selain demografi sederhana yang berperan?
Menurut Vivek Wadhwa, jawabannya adalah ya. Wadhwa, yang mendirikan dua perusahaan teknologi sebelum beralih menjadi akademisi di Harvard dan Carnegie Mellon, memaparkan kelebihan CEO asal India yang membuat mereka menempati posisi puncak di perusahaan teknologi top di AS.
1. Kualifikasi tinggi
India telah menghasilkan beberapa insinyur dan ilmuwan komputer top dunia. Banyak CEO teknologi India yang lulusan universitas bergengsi seperti Indian Institute of Technology, Bombay, dan IIT lainnya di seluruh negeri.
Hampir semua eksekutif asal India pernah belajar di IIT, di mana siswa yang belajar di sana memiliki etos kerja yang bagus.
Parag Agarwal memegang gelar PhD dalam Ilmu Komputer dari Stanford University dan gelar Sarjana Ilmu dan Teknik Komputer dari Indian Institute of Technology, Bombay (IIT Bombay). Dia bergabung dengan Twitter pada tahun 2011 dan naik pangkat menjadi Chief Technology Officer (CTO) pada 2018.
2. Kerendahan hati
Bagi imigran mana pun, pindah ke negara baru itu mengajarkan kerendahan hati. Mereka cenderung lebih rendah hati, harus lebih mudah beradaptasi, dan banyak akal karena mereka harus memulai dari awal di negara baru. Semua kualitas ini penting untuk setiap CEO yang baik.
Imigran India sering sukses di luar negeri karena mereka memiliki banyak kualitas yang membuat CEO menjadi baik. Mereka biasanya sangat cerdas, pekerja keras, dan termotivasi.
Baca Juga: 5 Ide Kado Valentine untuk Si Workaholic, Bisa Ditaruh di Meja atau Dipeluk Saat Capek Kerja
3. Bergairah dengan pekerjaan mereka
Orang India sadar diri akan laju perubahan teknologi yang cepat. Mereka tahu bahwa gadget hari ini mungkin akan menjadi usang besok. Jadi, mereka harus dengan penuh semangat menciptakan, berinovasi, dan terus mengulangi siklus tersebut.