Sundar Pichai diperkenalkan sebagai CEO Google pada tahun 2015 dan kemudian mengambil alih perusahaan induk Alphabet Inc. pada tahun 2019. Dia adalah B.Tech dari Indian Institute of Technology, Kharagpur, dan bergabung dengan Google pada tahun 2004.
Pichai dengan antusias mengangkat beberapa bisnis seperti Android, Chrome, Maps, dll, dan mengakuisisi beberapa perusahaan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kado Valentine Bermakna Buat si Dia, Enggak Harus Mahal
4. Ketangguhan
Di Amerika, orang suka mengeluh tentang betapa tidak bergunanya pemerintah, tetapi Wadhwa menunjukkan bahwa warga negara berkembang seperti India jauh lebih buruk jika menyangkut pemerintah mereka.
Di negeri berpenduduk lebih dari satu miliar orang, yang sebagian besar terhambat oleh korupsi yang merajalela, infrastruktur yang lemah, dan peluang yang terbatas, dibutuhkan banyak hal untuk bertahan hidup, apalagi untuk maju.
“Orang India belajar untuk tangguh, menghadapi rintangan tanpa akhir, dan memanfaatkan apa yang mereka miliki," kata Wadhwa. "Di India, Anda belajar mengatasi masalah yang diciptakan oleh negara dan masyarakat yang tidak adil untuk Anda."
Orang India tidak takut dengan kerja keras atau menghadapi tantangan yang sulit. Pandangan positif ini telah membantu mereka dalam karier, dan membantu mereka dalam memimpin perusahaan terbesar dan tersukses di dunia saat ini.
Baca Juga: Kayu Manis Ternyata Mampu Meningkatkan Daya Ingat, Hm... Jadi Pingin Cinnamon Roll!
5. Kenyamanan dengan keragaman
Orang India adalah manusia yang tentu saja tunduk pada bias mereka sendiri, tetapi Wadhwa menunjukkan bahwa ada enam agama besar di India, dan konstitusi India mengakui 22 bahasa daerah.
“Setiap daerah di negara ini memiliki kebiasaan dan karakternya sendiri, dan orang menerima perbedaan sikap dan keyakinan, terutama dalam konteks bisnis,” tukasnya.
Pengalaman berurusan dengan latar belakang dan pola pikir yang beragam menjadikan orang India mudah beradaptasi.