Cuaca Lagi Panas-panasnya, Ini Gejala Kelelahan karena Cuaca Panas yang Perlu Diwaspadai!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 23 Agustus 2023 | 09:42 WIB
Ilustrasi: Jika kamu mengalami gejala kelelahan akibat cuaca panas, segeralah mencari tempat yang teduh. (Freepik)
Ilustrasi: Jika kamu mengalami gejala kelelahan akibat cuaca panas, segeralah mencari tempat yang teduh. (Freepik)

PejuangKantoran.comKelelahan karena panas, atau heat exhaustion, adalah penyakit yang berhubungan dengan cuaca panas.

Penyakit ini biasa terjadi setelah kamu terpapar suhu tinggi dan seringkali disertai dengan dehidrasi.

Ada dua jenis kelelahan karena panas, yaitu:

  • Penipisan air. Tanda-tandanya antara lain rasa haus yang berlebihan, lemas, sakit kepala, dan kehilangan kesadaran.
  • Penipisan garam. Tanda-tandanya antara lain mual dan muntah, kram otot, dan pusing.

Baca Juga: Polusi Udara di Mana-mana, Andrea Dian dan Jennifer Bachdim Pilih 'Adaptasi' Olahraga

Meskipun kelelahan karena panas tidak seserius serangan panas, tetapi ini tidak bisa dianggap enteng. Tanpa penanganan yang tepat, heat exhaustion dapat berkembang menjadi heat stroke, yang dapat merusak otak dan organ vital lainnya, bahkan menyebabkan kematian.

Gejala kelelahan karena cuaca panas

Tanda dan gejala kelelahan akibat cuaca panas yang paling umum meliputi:

  • Kebingungan
  • Urin berwarna gelap (tanda dehidrasi)
  • Pusing
  • Pingsan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Kram otot atau perut
  • Mual, muntah, atau diare
  • Kulit pucat
  • Berkeringat banyak
  • Detak jantung cepat

Perawatan untuk kelelahan karena panas

Jika kamu mengalami gejala kelelahan akibat cuaca panas, segeralah keluar dari situasi panas tersebut dan beristirahat di ruangan ber-AC. Jika tidak bisa masuk ke dalam, cobalah mencari tempat terdekat yang sejuk dan teduh.

Baca Juga: Kebijakan WFH untuk ASN DKI Selama 3 Bulan untuk Mengurangi Mobilitas sebagai Penyumbang Polusi

Strategi lain yang direkomendasikan, yaitu:

  • Minumlah banyak cairan, terutama minuman olahraga untuk menggantikan garam yang hilang. Hindari kafein dan alkohol.
  • Lepaskan pakaian ketat atau yang tidak diperlukan.
  • Mandi air dingin, berendam, atau mandi spons.
  • Lakukan tindakan pendinginan lainnya seperti kipas angin atau handuk es.

Jika tindakan tersebut tidak cukup membantu dalam 15 menit, lebih baik segera ke dokter. Jika kelelahan karena panas tidak diobati, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi serangan panas.

Setelah pulih dari gejala kelelahan akibat cuaca panas, kamu mungkin akan lebih sensitif terhadap suhu tinggi selama minggu berikutnya.

Jadi sebaiknya hindari cuaca panas dan olahraga berat sampai dokter memberitahu bahwa kondisi sudah aman untuk melanjutkan aktivitas normal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: WebMD

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X