PejuangKantoran.com - Kelelahan karena panas, atau heat exhaustion, adalah penyakit yang berhubungan dengan cuaca panas.
Penyakit ini biasa terjadi setelah kamu terpapar suhu tinggi dan seringkali disertai dengan dehidrasi.
Ada dua jenis kelelahan karena panas, yaitu:
- Penipisan air. Tanda-tandanya antara lain rasa haus yang berlebihan, lemas, sakit kepala, dan kehilangan kesadaran.
- Penipisan garam. Tanda-tandanya antara lain mual dan muntah, kram otot, dan pusing.
Baca Juga: Polusi Udara di Mana-mana, Andrea Dian dan Jennifer Bachdim Pilih 'Adaptasi' Olahraga
Meskipun kelelahan karena panas tidak seserius serangan panas, tetapi ini tidak bisa dianggap enteng. Tanpa penanganan yang tepat, heat exhaustion dapat berkembang menjadi heat stroke, yang dapat merusak otak dan organ vital lainnya, bahkan menyebabkan kematian.
Gejala kelelahan karena cuaca panas
Tanda dan gejala kelelahan akibat cuaca panas yang paling umum meliputi:
- Kebingungan
- Urin berwarna gelap (tanda dehidrasi)
- Pusing
- Pingsan
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Kram otot atau perut
- Mual, muntah, atau diare
- Kulit pucat
- Berkeringat banyak
- Detak jantung cepat
Perawatan untuk kelelahan karena panas
Jika kamu mengalami gejala kelelahan akibat cuaca panas, segeralah keluar dari situasi panas tersebut dan beristirahat di ruangan ber-AC. Jika tidak bisa masuk ke dalam, cobalah mencari tempat terdekat yang sejuk dan teduh.
Baca Juga: Kebijakan WFH untuk ASN DKI Selama 3 Bulan untuk Mengurangi Mobilitas sebagai Penyumbang Polusi
Strategi lain yang direkomendasikan, yaitu:
- Minumlah banyak cairan, terutama minuman olahraga untuk menggantikan garam yang hilang. Hindari kafein dan alkohol.
- Lepaskan pakaian ketat atau yang tidak diperlukan.
- Mandi air dingin, berendam, atau mandi spons.
- Lakukan tindakan pendinginan lainnya seperti kipas angin atau handuk es.
Jika tindakan tersebut tidak cukup membantu dalam 15 menit, lebih baik segera ke dokter. Jika kelelahan karena panas tidak diobati, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi serangan panas.
Setelah pulih dari gejala kelelahan akibat cuaca panas, kamu mungkin akan lebih sensitif terhadap suhu tinggi selama minggu berikutnya.
Jadi sebaiknya hindari cuaca panas dan olahraga berat sampai dokter memberitahu bahwa kondisi sudah aman untuk melanjutkan aktivitas normal.
Artikel Terkait
4 Cara Merencanakan Keuangan Buat Generasi Sandwich Bisa Merdeka Finansial
X (Twitter) Menghapus Foto yang Diunggah selama 2011 – 2014, Bikin Pengguna Geram!
Cara Mencegah Akun Google yang Sudah Tidak Aktif agar Tidak Dihapus oleh Google
5 Peringkat Zodiak Paling Pintar, baik dari Kecerdasan Otak maupun Kecerdasan Emosional
Resume Tidak Sama dengan CV, Begini Cara Menulis Resume yang Dijamin Bakal di-Follow Up!
Perbedaan antara Resume dan CV, dari Panjang Halaman sampai Jenis Pekerjaan yang Dilamar