PejuangKantoran.com - Belakangan ini, superflu disebut-sebut sebagai salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Penyakit ini merujuk pada varian influenza yang menyebabkan gejala lebih berat dibanding flu musiman biasa, dan bisa menyebar sangat cepat.
Menurut pakar kesehatan masyarakat dan spesialis penyakit infeksi, Dr. Tyler B. Evans, varian yang beredar adalah Influenza A H3N2 yang telah mengalami perubahan genetik.
“Virus Influenza A H3N2 telah mengalami mutasi genetik tahun ini, yang memicu munculnya varian baru dengan sebutan ‘subclade K’,” jelasnya. Artinya, virus ini sedikit “berubah wajah” sehingga bisa memicu respons tubuh yang lebih berat.
Baca Juga: Waspada dengan Superflu, Kenali Penyebab dan Gejalanya yang Lebih Berat dari Influenza Biasa
Yang perlu dipahami, flu bukanlah sekadar pilek. Influenza adalah infeksi saluran pernapasan yang bisa berdampak serius. Influenza punya dampak yang sangat kuat terhadap kesehatan tubuh. Pendeknya, ini bukan flu biasa karena kamu bisa betul-betul sakit.
Virus Influenza A H3N2 bisa merusak saluran pernapasan dari hidung hingga paru-paru, dan melemahkan sistem pertahanan alami tubuh. Bahkan orang yang sebelumnya sehat pun bisa menjadi lebih rentan terhadap infeksi lain, terutama infeksi bakteri.
Gejala khas superflu
Gejala flu pada umumnya, menurut CDC, meliputi demam, menggigil, batuk, pilek atau hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot dan tubuh, serta kelelahan ekstrem.
Nah, gejala superflu biasanya terasa jauh lebih berat dan disertai tanda peringatan tambahan.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam bersertifikat, Dr. Shoshana Ungerleider, MD, selain gejala flu biasa seperti demam, batuk, dan nyeri tubuh, ada beberapa gejala khas yang perlu segera diwaspadai.
Baca Juga: Bisa Menular Lebih Cepat daripada Influenza Biasa, Benarkah Risiko Kematian Superflu Lebih Tinggi?
"Tanda-tanda tersebut meliputi kesulitan bernapas, nyeri dada, merasa linglung, kondisi tubuh yang sangat lemas, muntah terus-menerus, atau gejala yang justru semakin memburuk dan bukannya membaik," ujarnya.
Pada kondisi serius, superflu bahkan bisa berkembang menjadi pneumonia, gangguan jantung, masalah saraf, hingga kegagalan organ.
Hal lain yang membedakan superflu dengan penyakit pernapasan ringan adalah cara gejalanya yang muncul secara mendadak. Artinya, kamu bisa merasa sehat malam ini, lalu besok paginya bangun dengan demam tinggi dan badan rasanya ancur-ancuran.
Karena itu, penting untuk peka terhadap gejala superflu yang paling khas tersebut.