bugar

Telur Bikin Bisulan? Padahal Telur Mengandung 7 Hal yang Penting Bagi Tubuh Kita

Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:19 WIB
Benarkah, makan telur bikin bisulan? Padahal telur itu padat nutrisi, lho! (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  • Vitamin A: menjaga kesehatan mata dan sistem imun.
  • Vitamin D: membantu penyerapan kalsium dan menjaga kesehatan tulang.
  • Vitamin B12: penting untuk pembentukan sel darah merah dan fungsi saraf.
  • Vitamin B2 (Riboflavin): membantu mengubah makanan menjadi energi.
  • Folat (Vitamin B9): berperan dalam pembentukan DNA dan sel baru.
  • Vitamin E: bertindak sebagai antioksidan.
  1. Mengandung mineral penting

Beberapa mineral dalam telur meliputi zat besi, fosfor, selenium, Seng (zinc), dan Yodium.  Mineral-mineral tersebut berperan dalam pembentukan tulang, fungsi tiroid, daya tahan tubuh, dan perlindungan sel dari kerusakan.

  1. Baik untuk kesehatan otak

Kuning telur merupakan sumber kolin, nutrisi penting yang berfungsi:

  • Membantu pembentukan membran sel.
  • Mendukung perkembangan otak janin dan anak.
  • Membantu fungsi memori dan pembelajaran pada orang dewasa.
  1. Menjaga kesehatan mata

Telur mengandung dua antioksidan penting, yaitu Lutein dan Zeaxanthin. Keduanya membantu melindungi retina dan dapat menurunkan risiko degenerasi makula serta katarak seiring bertambahnya usia.

  1. Mendukung kesehatan tulang

Kombinasi vitamin D, fosfor, dan protein membantu menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis, terutama bila disertai asupan kalsium yang cukup.

Baca Juga: Berapa Banyak Protein yang Sebenarnya Dibutuhkan Tubuh Setiap Hari?

  1. Membantu menjaga berat badan

Karena tinggi protein, telur dapat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi keinginan untuk makan berlebihan, dan embantu mempertahankan massa otot saat menurunkan berat badan.

Bagaimana Dengan Kolesterol Telur?

Satu butir telur mengandung sekitar 185–200 mg kolesterol, sebagian besar berada di kuning telur. Namun, penelitian selama beberapa dekade menunjukkan bahwa secara umum, konsumsi telur dalam jumlah wajar tidak meningkatkan risiko penyakit jantung secara bermakna.

Yang lebih berpengaruh terhadap kadar kolesterol LDL adalah konsumsi lemak jenuh dan lemak trans secara berlebihan, serta pola makan secara keseluruhan.

Orang dengan kondisi tertentu, seperti diabetes atau hiperkolesterolemia familial, mungkin memerlukan anjuran yang lebih spesifik dari dokter atau ahli gizi dalam mengonsumsi telur.

Kesimpulannya, telur adalah makanan yang kaya nutrisi karena menyediakan:

  • Protein lengkap berkualitas tinggi.
  • Vitamin A, D, B12, B2, folat, dan E.
  • Mineral seperti selenium, fosfor, seng, dan yodium.
  • Kolin untuk kesehatan otak.
  • Lutein dan zeaxanthin untuk kesehatan mata.

Bagi orang dewasa yang sehat, mengonsumsi sekitar 1 butir telur setiap hari, bahkan hingga 1–2 butir per hari dalam pola makan yang seimbang, umumnya dianggap aman dan dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi. ***

Halaman:

Tags

Terkini