Di Era Digital yang Serba Cepat Saat Ini, Attention Management Lebih Penting dari Time Management. Kok Bisa?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 13 Juli 2026 | 14:25 WIB
Di era digital yang serba cepat dan serba banjir informasi, attention management menjadi lebih penting daripada time management. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Di era digital yang serba cepat dan serba banjir informasi, attention management menjadi lebih penting daripada time management. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Contoh: Menyusun laporan selama 90 menit tanpa membuka email.

  1. Prioritization

Menentukan pekerjaan mana yang layak mendapatkan perhatian. Tidak semua tugas penting memiliki nilai yang sama.

Misalnya:

  • membuat strategi bisnis: perhatian tinggi
  • mengecek notifikasi: perhatian rendah
  1. Cognitive Energy Management

Perhatian dipengaruhi oleh energi otak.

Misalnya: Pagi hari digunakan untuk berpikir strategis dan menganalisis data. Siang untuk membuka email dan menyelesaikan tugas administrative. Sore meeting.

Baca Juga: Time Management Itu Nggak Gampang, Ini 7 Keterampilan Manajemen Waktu dan Organisasi yang Bikin Hidup Lebih Teratur

  1. Controlling Distractions

Mengurangi gangguan internal maupun eksternal. Gangguan eksternal, misalnya notifikasi, rekan kerja, suara. Sedangkan gangguan internal seperti rasa bosan, cemas, atau ingin membuka media sosial

  1. Switching Cost

Setiap kali kamu berpindah perhatian, itu sebenarnya pengeluaran biaya.

Misalnya: Menulis laporan, lalu membuka WhatsApp, kemudian kembali ke laporan. Jika kamu melakukan pol aini, otak tidak langsung kembali ke kondisi fokus semula (menulis laporan), butuh waktu untuk "memuat ulang" konteks pekerjaan utama: menulis laporan.

Kesimpulannya, jika time management menjawab "bagaimana mengatur waktu", maka attention management menjawab "bagaimana menggunakan perhatian secara optimal selama waktu tersebut".

Organisasi modern semakin memandang keduanya sebagai keterampilan yang saling melengkapi: waktu menyediakan kapasitas, sedangkan perhatian menentukan kualitas hasil kerja. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X