Transformasi kurikulum akuntasi di perguruan tinggi menjadi hal penting. Menurutnya, kurang lebih hanya 13 persen mata kuliah yang bersifat strategis di kurikulum S1 Akuntansi.
Padahal, universitas memiliki peran penting untuk mempersiapkan pilar fundamental dari semua yang diajarkan untuk memungkinkan mahasiswa dapat memecahkan masalah di dunia nyata.
“Keberlanjutan itu multi-disiplin. Sehingga, akuntan perlu memahami bidang-bidang keilmuan lainnya secara strategis. Akuntan ke depannya harus memahami keberlanjutan, mulai dari ESG hingga SDG,” pesannya.