PejuangKantoran.com - Sudah satu bulan lamanya, perusahaan elektronik dan digital Microsoft memecat karyawannya lantaran pergeseran iklim bisnis global.
Kala itu, Microsoft memecat 2000 karyawan, tulis laporan Japantoday.com edisi 28 Februari 2024.
Hari ini, dalam informasi terkininya, Sony, perusahaan elektronik dan digital asal Jepang, mengumumkan kebijakan strateginya.
Giliran Sony pecat karyawannya.
Tercatat, Sony memecat karyawan di Divisi PlayStation.
"Ada 900 karyawan PlayStation yang dipecat," kata CEO Sony Interactive Entertainment atau SIE Jim Ryan.
Sony PlayStation
Jika dihitung, pemecatan 900 karyawan Sony PlayStation itu setara dengan 8 persen pengurangan karyawan dari total jumlah karyawan Sony di seluruh dunia.
Secara keseluruhan atau total, pemecatan karyawan di sektor digital dan elektronik melanda 6 wilayah dunia.
Keenam wilayah itu adalah Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.
Di Inggris, Studio PlayStation akan segera ditutup.
Hal ini merupakan dampak dari pemecatan karyawan Sony PlayStation.
Di Inggris, Studio Firesprite pun akan ditutup berkenaan dengan pemecatan 900 karyawan Sony PlayStation tersebut.
Jim Ryan bilang, Sony tetap berupaya agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar di dunia elektronik dan digital.
Artikel Terkait
Tren Generasi Z Jadi Pekerja Lepas Meningkat, Seperti Ini Cirinya
Skin Booster Makin Digemari untuk Mengatasi Masalah Kulit karena Efeknya Lebih Cepat
Studi: Duh, Gara-gara Kerja, Orang Mulai Jarang Tertawa
Wakil Ketua MPR Kritik Rencana Menteri Agama Jadikan KUA Tempat Mencatat Pernikahan Semua Agama
Depopulasi, Ancaman bagi Generasi Z Pekerja yang Kian Kentara
8 Cara Meredakan Sakit Kepala Tanpa Obat : Alami dan Ampuh
Bahaya Bromat dalam Air Mineral Kemasan, Jangan Langsung Percaya Hoax
Sudah Dua Dekade, Militer Amerika Serikat Tak Buka Lowongan Kerja