PejuangKantoran.com - PT Pos Indonesia melakukan langkah inovatif dalam menghadapi tantangan di era digital. Bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, mereka meluncurkan perangko berbasis Non-Fungible Token (NFT).
Peluncuran dan penandatangan Sampul Hari Pertama (SHP) Prangko NFT seri Art Mural Cenderawasih dilakukan dengan upacara peringatan hari bakti postel ke-79 di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat.
Burung cendrawasih terpilih menjadi tema untuk prangko NFT seri pertama di Indonesia. Hal ini disebabkan karena burung khas Indonesia ini menjadi favorit di kalangan para kolektor prangko, bahkan hingga internasional.
Baca Juga: 4 Cerita Menarik Di Balik Syuting Sumala, Bahkan Poster Filmnya Bikin Bulu Kuduk Berdiri!
Menurut Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal R Djoemadi, NFT merupakan langkah yang harus dilakukan Pos Indonesia karena tren global di dunia filateli yang telah beralih ke platform digital.
Perangko sudah beralih fungsi menjadi koleksi
Jika dulu prangko digunakan sebagai alat pembayaran untuk pengiriman barang, sekarang fungsinya mulai beralih menjadi barang koleksi. Bahkan, nilai ekonominya terus meningkat.
Jadi, Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal R Djoemadi, mengatakan bahwa prangko NFT sebagai inovasi terbaru dan langkah yang harus dilakukan Pos Indonesia karena tren global di dunia filateli yang telah beralih ke platform digital.
"Benda ini (prangko) bisa dikoleksi dan harganya akan naik terus. Selain itu, NFT lebih mudah dimiliki oleh seluruh penduduk dunia," jelasnya, seperti dikutip dari berbagai sumber.
Prangko NFT juga menjadi solusi atas masalah koleksi perangko fisik yang sering kali sulit didapatkan, terutama jika harus memesan dari luar negeri. Dengan NFT, prosesnya lebih sederhana karena dapat ditransfer secara digital melalui platform blockchain.
Faizal menambahkan, "Di Asia Tenggara, kita merupakan negara ketiga setelah Thailand dan Malaysia yang meluncurkan NFT."
Baca Juga: Kompak Berdua, Prabowo Dampingi Jokowi Hadiri Pelantikan Anggota MPR/DPR
Keuntungan prangko NFT
Tak hanya aspek digital yang menjadi keunggulan prangko NFT. Disebutkan bahwa setiap perangko juga memiliki versi fisik dengan nomor seri yang terhubung dengan catatan blockchain. Hal itu membuat setiap prangko unik dan tidak dapat dipalsukan.
Artikel Terkait
27% Orang Dewasa Mengaku Tertipu Saran Keuangan yang Menyesatkan dari Tiktok, Pengguna Harus Kritis!
ORI026 Sudah Mulai Ditawarkan dengan Imbal Hasil 6,3% dan 6,4%. Begini Simulasi Investasinya!
Menyelami Kelamnya G30S/PKI, Sederet Fakta Sejarah dan Transisi Kekuasaan Presiden RI Setelahnya
Manajer Resto Haidilao Sukses Menarik Pelanggan berkat Tariannya hingga Disarankan Berkarir di Korea
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Non Subsidi Per 1 Oktober 2024. Berikut Daftar Resminya.
Hari Batik Nasional: Ini Asal Usul PNS Harus Memakai Batik sebagai Seragam di Hari Jumat
Marissa Haque Meninggal Puluhan Ribu Ucapan Duka Disampaikan Lewat Instagram Chiki Fawzi Anaknya
Klaim Iran Menggunakan Fattah 1 Dalam Serangan ke Israel Dibantah Ahli Persenjataan Barat
Kompak Berdua, Prabowo Dampingi Jokowi Hadiri Pelantikan Anggota MPR/DPR
Maskapai Baru BBN Airlines Indonesia Resmi Beroperasi dengan Tiga Rute, Tujuh Kali Seminggu