Sering Dong Dengar Istilah "O'clock" Saat Bikin Janji Meeting, Ternyata Ini Asal Usul dan Perkembangannya

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 11:00 WIB
Kenapa disebut o'clock? (Pixabay)
Kenapa disebut o'clock? (Pixabay)

PejuangKantoran.com - Ketika membuat janji meeting dalam bahasa Inggris kamu pasti sering mendengar istilah o'clock. 

Kata "o'clock" adalah istilah yang sering kita ucapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi banyak di antara kita yang tidak tahu makna mendalam di baliknya.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan huruf "o" dalam "o'clock"? Dua ahli linguistik mengungkapkan asal usul yang menarik tentang kata ini.

Huruf "o" dalam "o'clock" berasal dari frasa lengkap "of the clock," yang berarti "menurut jam." Penggunaan frasa ini dapat ditelusuri kembali ke tahun 1384, seiring dengan meningkatnya popularitas jam mekanik di Eropa.

Baca Juga: Pos Indonesia Luncurkan Prangko NFT, Lebih Mudah Diperdagangkan ke Kolektor Internasional

Sebelum itu, waktu biasanya diukur dengan alat seperti jam matahari. Dengan hadirnya jam mekanik yang pertama kali dibuat di Italia dan Jerman utara antara tahun 1270 dan 1300, istilah "of the clock" mulai digunakan sebagai cara standar untuk menunjukkan waktu.

Namun, dengan perkembangan bahasa, frasa "of the clock" mengalami penyederhanaan. Dalam penggunaan sehari-hari, orang-orang mulai mengucapkan "o'clock" untuk menghemat waktu.

Menurut Anne Curzan, seorang profesor linguistik di Universitas Michigan, penyederhanaan ini terjadi karena kata-kata dalam posisi tidak ditekankan cenderung dihilangkan. Dalam frasa "1 of the clock," dua kata ("of" dan "the") tidak ditekankan, sehingga lebih mudah dan cepat untuk mengatakan "1 o'clock."

Seiring dengan peningkatan melek huruf dan standar penulisan, bentuk singkat "o'clock" semakin diterima dalam bahasa Inggris. Ini juga menunjukkan bahwa ejaan sering kali mencerminkan pengucapan, sehingga "o'clock" menjadi bentuk yang lebih umum digunakan.

Baca Juga: Kompak Berdua, Prabowo Dampingi Jokowi Hadiri Pelantikan Anggota MPR/DPR

Menariknya, kata "clock" sendiri memiliki akar dalam bahasa Latin, yaitu "clocca," yang berarti lonceng. Jam mekanik awal sering dipasang di menara gereja dan menandakan waktu dengan suara lonceng untuk memanggil umat beribadah.

Bagi para biarawan dan biarawati, waktu diukur berdasarkan lonceng yang berbunyi, seperti saat ada sembilan bunyi lonceng yang menandakan waktu doa. Ketika jam-jam kecil mulai diperkenalkan ke rumah-rumah, banyak di antaranya juga menggunakan lonceng untuk menandakan waktu, sehingga istilah "clock" mulai digunakan untuk merujuk pada alat penunjuk waktu itu sendiri.

Dengan demikian, "o'clock" bukan hanya sekadar istilah waktu, tetapi juga mencerminkan evolusi bahasa dan budaya sepanjang sejarah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Readers Digest

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X